Meta Umumkan PHK Besar-Besaran dan Restrukturisasi Demi Fokus Pengembangan AI

Meta Umumkan PHK Besar-Besaran dan Restrukturisasi Demi Fokus Pengembangan AI

Nusantaratv.com - 19 Mei 2026

Seorang wanita berdiri di dekat logo Meta selama pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) ke-56, di Davos, Swiss, 20 Januari 2026. (Foto: REUTERS/Romina Amato)
Seorang wanita berdiri di dekat logo Meta selama pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) ke-56, di Davos, Swiss, 20 Januari 2026. (Foto: REUTERS/Romina Amato)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Meta, perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, resmi mengungkap rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang akan dimulai pada 20 Mei 2026. 

Kebijakan ini menjadi bagian dari restrukturisasi global perusahaan demi mempercepat pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Berdasarkan memo internal yang diperoleh Reuters, Meta akan memangkas sekitar 10 persen tenaga kerjanya secara global. 

Pemberitahuan PHK dijadwalkan dikirim dalam tiga gelombang mulai pukul 04.00 pagi waktu setempat pada Rabu (20/5/2026) mendatang.

Kepala Sumber Daya Manusia Meta, Janelle Gale, menyebut langkah ini juga akan dibarengi perubahan besar dalam struktur organisasi perusahaan.

"Banyak pemimpin organisasi akan mengumumkan perubahan struktur yang selaras dengan proses PHK," tulis Gale dalam memo tersebut, dikutip dari Reuters, Selasa (19/5/2026).

Tak hanya melakukan pengurangan pegawai, Meta juga akan memindahkan sekitar 7.000 karyawan ke berbagai inisiatif baru yang berfokus pada pengembangan AI. 

Selain itu, sejumlah posisi manajerial akan dihapus untuk menciptakan organisasi yang lebih ramping dan cepat bergerak.

Menurut Gale, Meta kini mulai menerapkan struktur kerja baru berbasis tim kecil atau pod yang dinilai lebih fleksibel dan memiliki tanggung jawab lebih besar dalam pengembangan produk berbasis AI.

"Kami percaya struktur yang lebih datar akan meningkatkan produktivitas sekaligus membuat pekerjaan menjadi lebih bermakna," ujarnya.

Langkah restrukturisasi ini menunjukkan semakin seriusnya Meta dalam bersaing di industri kecerdasan buatan yang kini berkembang pesat. 

Hingga saat ini, pihak Meta belum memberikan komentar resmi terkait detail rencana tersebut.


 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close