NEO 2026: Airlangga Paparkan Langkah Pemerintah Perkuat Ekonomi di Tengah Gejolak Global

NEO 2026: Airlangga Paparkan Langkah Pemerintah Perkuat Ekonomi di Tengah Gejolak Global

Nusantaratv.com - 04 Februari 2026

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di acara Nusantara Economic Outlook 2026 (NTV)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di acara Nusantara Economic Outlook 2026 (NTV)

Penulis: Alamsyah

Nusantaratv.com – Pemerintah menegaskan keseriusannya dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menghadiri pembukaan Nusantara Economic Outlook (NEO) 2026.

Airlangga menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, pemerintah telah mengalokasikan stimulus ekonomi sebesar Rp101 triliun. Kebijakan ini difokuskan untuk mempertahankan daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan konsumsi domestik.

Memasuki kuartal pertama 2026, pemerintah kembali menyiapkan paket stimulus lanjutan. Stimulus tersebut difokuskan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan meningkatkan konsumsi selama periode Lebaran 2026.

Baca Juga: Ketahanan Nasional Disebut Penopang Utama Ekonomi Berkelanjutan dalam NEO 2026

"Pemberian stimulus ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat di kuartal pertama 2026," ucap Airlangga dalam sambutan pembukaan Nusantara Economic Outlook (NEO) 2026 yang digelar pada Selasa, 4 Februari 2026.

Paket stimulus yang disiapkan antara lain berupa potongan tarif transportasi publik. Diskon diberlakukan untuk layanan kereta api pada 14–29 Maret 2026, angkutan laut pada 11 Maret–5 April 2026, penyeberangan pada 11–31 Maret 2026, serta penerbangan pada 14–29 Maret 2026. Selain itu, pemerintah juga memberikan diskon tarif tol untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Kebijakan tersebut diperkuat dengan penerapan skema work from anywhere (WFA) yang berlaku bagi sektor publik maupun swasta guna mengurangi kepadatan mobilitas pada periode tertentu.

Di bidang perlindungan sosial, pemerintah melanjutkan program bantuan pangan kepada masyarakat. Bantuan berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter akan disalurkan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) selama Februari hingga Maret 2026.

Baca Juga: Direktur Nusantara TV Randy Tampubolon Tegaskan Optimisme Ekonomi RI di Nusantara Economic Outlook 2026

Nusantara Economic Outlook 2026 mengusung tema “Enhancing National Resilience for Sustainable Growth”. Forum tahunan ini menjadi wadah diskusi strategis yang mempertemukan pembuat kebijakan, kalangan dunia usaha, akademisi, serta asosiasi industri untuk membahas arah dan tantangan ekonomi nasional ke depan.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam forum tersebut, di antaranya mantan Menteri Keuangan RI yang kini menjabat Komisaris Utama MindID Fuad Bawazier, Anggota Dewan Ekonomi Nasional Septian Hario Seto, Staf Ahli Kemenko Pangan Suden Santoso, serta perwakilan akademisi dan pelaku industri dari berbagai sektor.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close