Transmisi Bermasalah dan Risiko Terbakar, Lexus LX 2025-2026 Kena Recall di Australia

Transmisi Bermasalah dan Risiko Terbakar, Lexus LX 2025-2026 Kena Recall di Australia

Nusantaratv.com - 23 Februari 2026

Ilustrasi. Tampilan mobil Lexus LX. (Foto: Lexus/Antara)
Ilustrasi. Tampilan mobil Lexus LX. (Foto: Lexus/Antara)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Lexus Australia dikabarkan menarik kembali (recall) sebanyak 589 unit Lexus LX500d dan LX600 model tahun 2025-2026.

Penarikan kembali itu dilakukan karena ada potensi kerusakan pada solenoid transmisi dan elektroniknya.

Seperti dilaporkan Drive, Minggu (22/2/2026), kendaraan yang terkena dampak penarikan kembali diproduksi tahun 2025 dan diperkirakan merupakan campuran dari model kendaraan tahun 2025 dan 2026.

Pemberitahuan penarikan kembali yang diajukan oleh Lexus Australia menyebutkan kendaraan Lexus LX yang terkena dampak dilengkapi dengan transmisi otomatis 10 kecepatan yang menggunakan solenoid linier untuk mengontrol perpindahan gigi.

Apabila solenoid mengalami kegagalan dalam kondisi tertentu, perusahaan menyampaikan, maka ECU ECT-Transmission mungkin tidak dapat mengomunikasikan kesalahan tersebut ke ECU Engine, sehingga menyebabkan transmisi berputar terlalu cepat pada gigi tertentu.

Menurut perusahaan, hal itu dapat merusak transmisi, menyebabkan hilangnya tenaga penggerak saat berkendara pada kecepatan tinggi, dan dalam beberapa kasus dapat menyebabkan kebocoran cairan yang bersentuhan dengan komponen knalpot yang panas.

"Kondisi ini dapat meningkatkan risiko tabrakan atau kebakaran, yang juga dapat meningkatkan risiko cedera atau kematian bagi penumpang kendaraan," kata perusahaan.

Lexus Australia menyampaikan, kerusakan transmisi tidak menunjukkan tanda peringatan apapun. Perusahaan meminta pelanggan segera membawa mobil mereka ke dealer agar kerusakan bisa diperbaiki.

Lexus dalam siaran persnya menyampaikan, dealer akan memprogram ulang perangkat lunak Transmission ECT-ECU pada kendaraan yang terdampak penarikan kembali tanpa biaya. 

Menurut perusahaan, pemrograman ulang bisa memakan waktu sekitar 30 menit atau lebih sesuai dengan jadwal kerja dealer.

(Sumber: Antara)

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close