Nusantaratv.com-Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih atas kinerja mereka sejak resmi dilantik pada Oktober 2024. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam taklimat awal tahun yang menjadi bagian dari rangkaian retret Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2025.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan rasa terima kasihnya kepada para pembantu utama pemerintahan yang telah bekerja mendukung pelaksanaan mandat rakyat.
"Saudara-saudara sekalian, dengan ini saya ingin menggunakan kesempatan pertama di awal taklimat saya untuk menyampaikan terima kasih saya yang sedalam-dalamnya, dari hati saya, terima kasih saya sebagai presiden, sebagai pemimpin, sebagai penerima mandat, dari rakyat Indonesia, sebagai boleh dikatakan nakhoda, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada pembantu-pembantu saya yang paling inti," katanya.
Prabowo kemudian menyebut satu per satu jajaran penting dalam pemerintahan yang menurutnya memiliki peran strategis dalam mendukung kinerja negara.
"Saudara-saudara para menko, para menteri, para kepala badan, wakil kepala badan, pejabat-lembaga tinggi negara yang sangat penting, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala BIN," lanjutnya.
Prabowo menilai, capaian kinerja yang dapat ia laporkan kepada masyarakat tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran Kabinet Merah Putih, meskipun intensitas pertemuan tidak selalu tinggi.
Ia juga menekankan bahwa para anggota kabinet telah bekerja dengan penuh inisiatif, pemahaman, serta keberanian dalam mengambil keputusan. Menurutnya, keberanian merupakan unsur penting dalam kepemimpinan dan pengambilan kebijakan.
"Yang paling aman, paling gampang tidak berbuat apa-apa atau menunggu petunjuk. Tetapi, pemimpin sejati, pemimpin sebenarnya, adalah mereka yang memahami strategi besar, memahami tujuan, memahami direktif pemimpin," ujar Prabowo.
Ia menambahkan, para pemimpin sejati tidak harus selalu menunggu instruksi teknis dalam setiap langkah, melainkan mampu membaca arah dan tujuan besar yang telah ditetapkan.
"Sehingga yang dipahami adalah arah besar, adalah petunjuk umum, bukan tiap keputusan harus menunggu petunjuk atasan," imbuhnya.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh