Nusantaratv.com - Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muhammad Arsjad mengatakan Gerakan Pangan Murah 2023 yang dilaksanakan di Makassar bertujuan untuk menekan inflasi.
Ia mengatakan, inflasi belakangan ini menjadi perhatian pemerintah dan Presiden Jokowi telah menginstruksikan pemerintah daerah untuk melakukan upaya konkret dalam rangka pengendalian stabilisasi harga pangan.
"Oleh karena itu kita hadir di sini dalam rangka memastikan bahwa kita selalu siap untuk bersama-sama menekan inflasi ini," katanya saat membuka pasar murah Gerakan Pangan Murah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Senin.
Menurutnya, upaya yang dilakukan pemerintah provinsi (Pemprov) telah menempatkan Sulawesi Selatan sebagai tim pengendali inflasi terbaik dan upaya seperti ini juga telah dilakukan di 24 kabupaten/kota dengan dukungan semua komponen.
Dengan begitu, ia berharap pengendalian ini bisa terus dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
"Kita berharap kegiatan ini bisa dilakukan tidak hanya dari inisiatif pemerintah provinsi tapi juga kabupaten/kota utamanya Makassar sebagai salah satu dari lima daerah yang menjadi sampling inflasi indeks harga konsumen," ujarnya.
Sementara itu, Sub Koordinator Harga Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel Main Sese Indah Laila menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk melakukan stabilisasi pasokan dan harga pangan di Sulawesi Selatan. "Kegiatan ini dalam kaitannya sebagai upaya penanganan inflasi di Sulawesi Selatan," jelasnya.
Main Sese mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi khususnya dengan pemerintah kabupaten/kota untuk melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah di tempat lain.
Ia menuturkan, kegiatan kali ini diikuti oleh sejumlah perusahaan, dinas, dan juga UMKM yang menjadi mitra Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Selatan.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh