Pemkot Pekalongan Inisiasi Pelatihan Pengemasan Produk UMKM

Pemkot Pekalongan Inisiasi Pelatihan Pengemasan Produk UMKM

Nusantaratv.com - 23 Juni 2023

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Pekalongan Budiyanto. (ANTARA/Dokumen Pribadi)
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Pekalongan Budiyanto. (ANTARA/Dokumen Pribadi)

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menginisiasi pelatihan tentang pengemasan dan sertifikasi halal produk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar tampilannya lebih menarik dan kualitas lebih baik.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Pekalongan Budiyanto di Pekalongan, Jumat, mengatakan bahwa menarik dan tidaknya suatu produk dapat dilihat dari kemasan atau tampilan pertama (packaging).

"Demikian pula, kami menekankan pentingnya sertifikasi halal pada produk usaha mikro kecil dan menengah," katanya.

Dikatakan, sertifikasi halal itu ada dua hal yaitu melalui Lembaga Pengkajian Pangan, Obat- obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) dan Kementerian Agama.

Pada produk berisiko ringan seperti peyek dan keripik, kata dia, cukup dengan sertifikat produk halal dari Kementerian Agama sedang LPPOM MUI perlu dilakukan uji laboratorium yaitu untuk produk yang mengandung daging atau bahan kimia.

"Oleh karena itu, kami akan ikut membina dan melakukan pengawasan. Dengan pengemasan produk yang lebih baik tentunya akan meningkatkan nilai jual produk," katanya.

Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin mengatakan pengemasan produk yang bagus tentunya akan lebih menarik dan mampu menaikkan harga makanan maupun minuman berkali lipat.

Misalnya, pengemasan produk kopi dalam plastik bening polos, kata dia, maka akan kalah menarik dibanding yang dikemas dengan kemasan yang lebih menarik.

"Kami memiliki 23.650 UMKM. Akan tetapi, ribuan UMKM itu tidak mungkin semua sudah tersertifikasi. Kami berharap pelaku usaha UMKM berkomitmen untuk mengurus sertifikasi halal dan pengemasan produk yang menarik dan ramah lingkungan," katanya.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close