Nusantaratv.com - Pemerintah Kota Sorong di Provinsi Papua Barat Daya mengerahkan tim pendamping Program Keluarga Harapan untuk membantu pemerintah melakukan verifikasi data angka kemiskinan ekstrem.
Kepala Dinas Sosial Kota Sorong Fauji Fatta di Sorong, Jumat, mengatakan bahwa tim verifikasi diturunkan ke distrik dan kelurahan untuk melakukan verifikasi data angka kemiskinan ekstrem.
Menurut data pemerintah, ia mengatakan, masih ada 8.660 keluarga atau 42.402 jiwa yang tergolong miskin ekstrem di Kota Sorong.
"Data ini kami terima dari Kemenko PMK melalui Bappeda Kota Sorong untuk kita lakukan verifikasi data faktual di lapangan," kata dia.
Ia mengatakan bahwa verifikasi dilakukan untuk mengecek kebenaran data penduduk miskin ekstrem yang sudah dipegang pemerintah.
"Jadi, tim ini akan turun ke setiap distrik untuk mencocokkan data itu," kata dia, menambahkan, "Tim akan bekerja paling lama satu bulan."
Ia mengatakan bahwa pemerintah akan menggunakan hasil verifikasi data tersebut sebagai dasar dalam menyusun strategi dan program percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem.
"Kami akan sama-sama keroyok dengan OPD guna mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem sesuai dengan instruksi Presiden," katanya.
Pemerintah pusat menargetkan angka kemiskinan bisa mencapai sekitar tujuh persen dan angka kemiskinan ekstrem mendekati nol persen pada 2024.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh