OPM Minta TNI Setop Pakai Jet Tempur Saat Bebaskan Pilot Susi Air, Egianus Kogoya: Kalau Perang Darat Saya Siap!

Nusantaratv.com - 13 April 2024

Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens dan OPM pimpinan Egianus Kogoya. (Instagram)
Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens dan OPM pimpinan Egianus Kogoya. (Instagram)

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Pilot Susi Air yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka, Kapten Philip Mark Mehrtens, meminta TNI menghentikan serangan bom dengan pesawat jet tempur guna membebaskan dirinya. Sebab hal itu justru membahayakan keselamatannya.

"Waktu dulu, saya di tempat aman. Tapi karena pesawat tempur (TNI) lepas bom di mana-mana, tentara Papua mengambil saya lagi, putar-putar. Sudah tidak aman untuk saya," ujar Philip menggunakan bahasa Indonesia, dalam video yang diunggah akun Instagram @info.negri, dikutip Sabtu (13/4/2024). 

Video itu sendiri dirilis Manajemen Markas Pusat Komando Nasional (Komnas) Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), pada Jumat (12/4/2024).

Philip yang dikawal oleh Egianus Kogoya beserta pasukan, mengatakan bahwa TNI telah menjatuhkan bom dengan pesawat tempur dalam operasi pembebasan dirinya. Kondisi ini turut mengancam keselamatannya. 

"Tentara Indonesia lepas bom (saat) malam, pagi sekali masih gelap, pakai pesawat tempur lepas bom besar. Semua tanah habis," kata dia. 

Pilot asal Selandia Baru itu juga meminta tolong kepada negara asing untuk mendesak pemerintah Indonesia. Agar, TNI tidak melakukan penyerangan yang dapat membahayakan keselamatannya.

"Tolong jangan pakai pesawat tempur, jangan lepas bom besar, dan jangan kejar di hutan-hutan. Semua negara di luar, negara asing tolong bicara dengan Indonesia, jangan begitu," jelas dia.

Selain dengan bahasa Indonesia, Kapten Philip juga bicara menggunakan bahasa Inggris.

Dalam video, Philip terlihat sangat kurus. Usai disandera kurang-lebih setahun, rambut dan janggutnya pun memanjang serta lebat.

Pada rekaman, Philip nampak mengenakan topi rimba dan kaos hitam yang bergambar burung cenderawasih serta bendera bintang kejora.

Adapun penyampaian Philip disampaikan, usai pernyataan yang disampaikan Egianus Kogoya dan anak buahnya. Pernyataan yang mereka sampaikan kurang-lebih sama dengan apa yang diutarakan Philip.

Selain itu, OPM menegaskan akan terus menyandera Kapten Philip apabila tuntutan mereka yakni kemerdekaan Papua Barat, tak dipenuhi. 

"Jadi saya minta negara Indonesia tolong hentikan dari udara. Kalau (bertempur di) darat saya siap lawan," tandas Egianus Kogoya.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

(['model' => $post])