Nusantaratv.com - BMKG memperkirakan lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami badai petir yang bisa disertai angin kencang pada Jumat (9/12)-Sabtu (10/12) sehingga semua pihak diimbau untuk waspada terhadap dampak tersebut.
"Peristiwa ini dapat menyebabkan banjir, meluapnya sungai, pohon tumbang, dan longsor, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan," kata Prakirawan dari Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Ilham Rosihan Fachturoni di Balikpapan, Kamis (8/12).
Informasi prakiraan cuaca ini telah disampaikan kepada Badan Bantuan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, sehingga dapat dilakukan antisipasi untuk meminimalisir dampak terhadap masyarakat.
Sebanyak lima kecamatan yang berpotensi badai petir adalah Kabupaten Berau, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Mahakam Ulu.
Ia merinci badai petir di wilayah Kabupaten Berau yang diperkirakan terjadi pada Jumat, sekitar pukul 17.00-20.00 Wita di wilayah Kecamatan Kelay dan Segah.
Pada Jumat, sekitar pukul 23.00 Wita hingga Sabtu (10/12), sekitar pukul 05.00 Wita di 11 kecamatan, yaitu Tanjung Redeb, Maratua, Pulau Derawan, Tabalar, Batu Putih, Biatan, Biduk-Biduk, Gunung Tabur, Sambaliung, Talisayan, dan Teluk Bayur.
Di wilayah Kecamatan Kutai Barat, pada Jumat, sekitar pukul 23.00 Wita, diperkirakan terjadi pada tujuh ketinggian, yaitu Sendawar, Melak, Barong Tongkok, Mook Manaar Bulatn, Nyuatan, Sekolaq Darat, dan Tering.
Kecamatan Kutai Timur pada Jumat, sekitar pukul 11.00 dan 17.00 Wita di Kecamatan Muara Wahau dan Busang, pukul 23.00 wita diperkirakan terjadi di wilayah Kecamatan Kaliorang, Muara Ancalong, Cadangan, dan Kaubun.
Kecamatan Kutai Kartanegara pada Jumat, sekitar pukul 23.00 Wita dan Sabtu (10/12) dini hari, diprediksi terjadi pada tiga ketinggian, yakni Tabang, Kembang Jeng, dan Tenggarong Seberang.
"Untuk wilayah Kecamatan Mahakam Ulu, pada Jumat sekitar pukul 14.00 dan 20.00 Wita, badai petir diperkirakan terjadi di Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai," kata Ilham.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh