Nusantaratv.com-Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo menegaskan Pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkomitmen untuk menjaga kelestariam alam dan lingkungan. Hal itu dibuktikan dengan alokasi dana yang cukup besar untuk membiayai kawasan konservasi di Aceh, Lampung dan berbagai wilayah konservasi di Indonesia.
Demikian disampaikan Hashim Djojohadikusumo saat hadir sebagai pembicara utama (keynote speech) dalam forum Nusantara Sustainibility Tren Forum (NATURE) 2026 yang digelar Nusantara TV di Nusantara Ballroom NT Tower Jakarta, Kamis 12 Februari 2026.
"Terimakasih kepada Nusantara TV dan panitia yang mengundang saya membahas mungkin juga untuk menyampaikan beberapa hal baru terkait dengan tema "Menjaga Alam Menggerakkan Ekonomi"," kata Hashim Djojohadikusumo yang juga Ketua Dewan Penasihat Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) mengawali paparannya.
Hashim mengatakan sesungguhnya yang diharapkan adalah tetap menjaga alam tetapi tidak menghambat ekonomi kita. Tetap menggerakan ekonomi. Hanya saja sebuah masalah selalu muncul seiring dengan aktivitas menggerakkan ekonomi.
Meski demikian, tegas Hashim, masyarakat Indonesia, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat bersama menuju satu tujuan Indonesia bahagia Indonesia makmur, Indonesia sejahtera dengan tidak mengorbankan lingkungan hidup alam.
"Tadi sudah disebut beberapa perkembangan yang saya kira menunjukkan tekad dan keserisuan pemerintahan Prabowo Giran untuk tetap menjaga dan tetap melanjutkan kelestarian lingkungan hidup kelestarian alam yang begitu penting bagi kita," tandas Hashim.
Sebagai wujud nyata dari keseriusan Pemerintah menjaga kelestarian alam dan lingkungan, sambung Hashim, Pemerintah sudah mencabut izin usaha 28 perusahaan termasuk yang di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
"Ini adalah wujud dari tekad Pemerintah," ujarnya.
Baca juga: Hashim Tegaskan Prabowo Gak Punya Satu Hektarpun Lahan Sawit: Buzzer Jangan Ngulang Kebohongan!
Hashim menyebut upaya konkret yang dilakukan Presiden Prabowo dalam menjaga kawasan konservasi alam mendapat tanggapan positif dan apresiasi dari Raja Inggris Raja Charles III, NGO-LSM hingga investor internasional.
Raja Charles bahkan secara khsusu mengundang Prabowo untuk bertemu dan membahas kawasan konservasi di Aceh yang dihibahkan Prabowo dari hutan milik pribadi.
"Hibah itu sebanyak 90 ribu hektar. Ini sebagai komitmen pibadi beliau, Pak Prabowo untuk konservasi terutama gajah," tuturnya.
Tak hanya itu, Prabowo juga secara khusus mengumumkan pencabutan izin sebanyak 28 perusahaan termasuk di Aceh, Sumatra Utara saat menghadiri konferensi di London, Inggris.
"Kedua yang juga diumumkan waktu di London ini juga sebagai komitmen dari Pemerintah. Pemerintah mengalokasikan dana Rp2 triliun, 120 juta dollar untuk konservasi daerah konservasi Way Kambas di Lampung," ungkapnya.
Hashim menyebut dana untuk konservasi alam tersebut berasal dari APBN yang bersumber dari pajak yang dibayarkan masyarakat. Uang tersebut untuk menjaga Way kambas yang amat penting bagi pelestarian gajah, pelestarian badak, pelestarian harimau dan lain lain.
"ni juga dapat tanggapan positif karena jarang sekali. Jarang sekali pemerintah Indonesia alokasi dana begitu besar untuk hal yang berapa tahun lalu masih diabaikan. Di bawah pemerintahan Prabowo Gibran konservasi lingkungan hidup termasuk alam satwa liar dapat prioritas. Ini adalah komitmen. Dan ini positif sekali dari dunia internasional," pungkasnya.
Turut hadir dalam acara NATURE 2026, Presiden Komisaris NT Corp Nurdin Tampubolon, Direktur Nusantara TV Dimpos Tampubolon, Randy Tampubolon dan Tommy William Tampubolon serta beberapa Menteri Kabinet Prabowo dan para tamu undangan.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh