Bupati Manggarai Barat Imbau Nelayan Berhati-hati Saat Melaut

Bupati Manggarai Barat Imbau Nelayan Berhati-hati Saat Melaut

Nusantaratv.com - 13 Desember 2022

Sejumlah orang dan kapal-kapal di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. (ANTARA/Fransiska Mariana Nuka)
Sejumlah orang dan kapal-kapal di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. (ANTARA/Fransiska Mariana Nuka)

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi mengimbau nelayan di wilayah itu untuk berhati-hati saat melakukan aktivitas di laut di tengah musim hujan saat ini.

"Para nelayan harus berhati-hati saat melaut. Pastikan informasi cuaca dari BMKG telah diketahui terlebih dahulu," kata dia di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa.

Dia menjelaskan wilayah Manggarai Barat telah memasuki musim hujan hingga beberapa bulan ke depan. Di tengah musim hujan ini, para nelayan perlu mewaspadai gelombang tinggi sebagaimana peringatan dini yang sering dikeluarkan oleh BMKG.

Ia mengimbau para nelayan, khususnya nakhoda kapal, untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar dan menghindari risiko terjadinya kecelakaan kapal. Mereka pun harus membawa perlengkapan keselamatan dan memenuhi standar operasional kapal.

Bupati Edistasius Endi menegaskan para nelayan agar tidak memaksakan diri melaut di tengah kondisi cuaca ekstrem yang bisa terjadi kapan saja. Informasi dari BMKG harus menjadi pegangan para nelayan sebelum melaut.

Selain mengimbau para nelayan, ia juga meminta warga yang tinggal di pesisir pantai untuk mengantisipasi banjir rob yang bisa saja menimpa mereka dalam kondisi cuaca ekstrem. Warga diminta untuk mengakses informasi terkait dengan kebencanaan hanya dari situs resmi BMKG.

"Semua informasi terkait cuaca itu hanya dikeluarkan oleh BMKG," ungkapnya.

Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Labuan Bajo Sti Nenotek mengingatkan nelayan dan pemilik kapal yang melakukan aktivitas di perairan Labuan Bajo untuk berhati-hati dan waspada terhadap angin kencang yang bisa terjadi kapan saja.

Apabila ada hujan dengan intensitas sedang-lebat, maka situasi itu harus diwaspadai oleh para nelayan dan pelaku pariwisata yang beraktivitas di lautan. Mereka harus mengetahui tanda-tanda hujan lebat seperti awan gelap yang sudah terbentuk dan akan terjadi hujan.

Jika kondisi itu telah ditemui selama melakukan pelayaran, dia meminta agar kapal menepi ke pelabuhan atau bergerak ke pulau-pulau sekitar mencari tempat yang aman.

Jika hujan telah reda, lanjutnya, aktivitas pelayaran bisa kembali dilanjutkan sembari terus memantau prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG.

"Bagi nelayan atau kapal-kapal yang beraktivitas di laut harus waspada terhadap angin kencang yang mengakibatkan gelombang tinggi pada saat terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat," katanya.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close