Wuling Eksion PHEV Uji Ketangguhan di Perjalanan 627 Km, Menembus Jalan Perkotaan hingga Pegunungan Tanpa Isi BBM

Wuling Eksion PHEV Uji Ketangguhan di Perjalanan 627 Km, Menembus Jalan Perkotaan hingga Pegunungan Tanpa Isi BBM

Nusantaratv.com - 07 Juni 2026

Perjalanan sejauh 627 kilometer menjadi panggung pembuktian bagi Wuling Eksion PHEV menempuh Jakarta-Purwokerto-Wonosobo-Yogyakarta. (Foto: Dok/Istimewa)
Perjalanan sejauh 627 kilometer menjadi panggung pembuktian bagi Wuling Eksion PHEV menempuh Jakarta-Purwokerto-Wonosobo-Yogyakarta. (Foto: Dok/Istimewa)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Perjalanan sejauh 627 kilometer menjadi panggung pembuktian bagi Wuling Eksion Plug-in Hybrid (PHEV). 

Melalui kegiatan Media Drive bertajuk "Exploring Family Journeys" pada 3-5 Juni 2026, Wuling Motors (Wuling) mengajak 32 jurnalis dari berbagai media nasional untuk merasakan langsung pengalaman berkendara bersama kendaraan elektrifikasi terbarunya.

Dengan mengandalkan delapan unit Wuling Eksion PHEV varian EX, rombongan menjelajahi rute Jakarta-Yogyakarta melalui Purwokerto dan Wonosobo. 

Tak sekadar menempuh perjalanan antarkota, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menguji kenyamanan kabin, efisiensi bahan bakar, hingga performa kendaraan dalam berbagai kondisi jalan yang kerap ditemui saat bepergian bersama keluarga.

Perjalanan dimulai dari Jakarta pada pagi hari sekira pukul 09.00 WIB menuju Purwokerto sebagai destinasi pertama sebelum melanjutkan rute ke Wonosobo dan berakhir di Yogyakarta.

Setiap kendaraan diisi empat peserta lengkap dengan barang bawaan, menyerupai perjalanan keluarga jarak jauh. Rute yang dilalui pun beragam.

Mulai dari kemacetan di jalan perkotaan, ruas Tol Trans Jawa yang panjang, jalan kabupaten mulai dari exit Tol Pejagan, hingga jalur pegunungan dengan tanjakan dan tikungan yang menantang.

Keberagaman kondisi tersebut menjadi panggung ideal untuk melihat bagaimana Wuling Eksion PHEV beradaptasi dalam berbagai skenario berkendara.

Hari pertama perjalanan diwarnai kepadatan lalu lintas saat keluar dari Jakarta. Dalam kondisi stop-and-go seperti ini, mode Eco menjadi pilihan yang paling masuk akal.

Respons kendaraan tetap terasa ringan, sementara penggunaan energi dapat dioptimalkan. Ketika memasuki Tol Trans Jawa yang lebih lengang, karakter berbeda mulai muncul. Mode Normal dan Sport dicoba secara bergantian demi mengeksplorasi kemampuan kendaraan.

Perjalanan sejauh 627 kilometer menjadi panggung pembuktian bagi Wuling Eksion PHEV menempuh Jakarta-Purwokerto-Wonosobo-Yogyakarta. (Foto: Dok/Istimewa)

Perbedaannya langsung terasa. Saat mode Sport diaktifkan, akselerasi menjadi lebih spontan. Dorongan tenaga hadir lebih cepat ketika pedal gas diinjak, memberikan rasa percaya diri lebih saat melakukan manuver menyalip di kecepatan tinggi.

Namun daya tarik utama Wuling Eksion PHEV tidak semata soal performa. Selama perjalanan, berbagai pilihan Energy Mode turut dieksplorasi, mulai dari EV Max, EV First, Hybrid, hingga Fuel Priority.

Sebagian besar perjalanan dilakukan menggunakan mode Hybrid yang secara otomatis mengatur kerja motor listrik dan mesin bensin sesuai kebutuhan.

Saat menghadapi kemacetan atau kecepatan rendah, motor listrik bekerja lebih dominan. Sebaliknya, ketika kendaraan membutuhkan tenaga tambahan untuk menaklukkan tanjakan atau menjaga kecepatan tinggi di jalan tol, mesin bensin akan aktif membantu.

Menariknya, perpindahan antara kedua sumber tenaga tersebut berlangsung sangat halus. Dalam beberapa kesempatan, sulit mengetahui kapan mesin bensin mulai bekerja tanpa melihat indikator pada panel instrumen.

Setelah seharian menempuh perjalanan, Purwokerto menjadi persinggahan pertama. Kota yang berada di kaki Gunung Slamet itu menyambut dengan suasana yang nyaman dan menenangkan. 

Suasana malam yang tenang menjadi ruang untuk melepas penat dan mengumpulkan kembali energi, sebagai bekal mempersiapkan diri melanjutkan perjalanan menuju destinasi selanjutnya.

Hari kedua perjalanan pun dimulai, membawa cerita dan petualangan yang tak kalah menarik.

Kabut tipis perlahan turun saat rombongan memasuki kawasan Wonosobo, Jawa Tengah. Hujan gerimis membasahi aspal yang berkelok mengikuti kontur pegunungan, sementara hamparan hijau perbukitan terlihat samar di balik awan yang menggantung rendah.

Di tengah kondisi jalan yang terus menanjak dan dipenuhi tikungan, suasana di dalam kabin Wuling Eksion PHEV justru terasa kontras. 

Musik mengalun dari sistem hiburan, udara kabin tetap sejuk, dan kendaraan melaju tenang tanpa gejala kelelahan meski telah menempuh ratusan kilometer perjalanan.

Momen tersebut menjadi gambaran bagaimana SUV plug-in hybrid terbaru Wuling ini menjalani pembuktian di medan sesungguhnya, "Mountain Exploration Journey".

Hamparan pemandangan yang memanjakan mata menjadi teman setia sepanjang perjalanan menuju destinasi terakhir: Yogyakarta.

Brand Communications Senior Manager Wuling Motors, Brian Gomgom mengungkapkan, melalui Media Drive Wuling Eksion "Exploring Family Journeys", Wuling ingin menghadirkan pengalaman perjalanan keluarga jarak jauh yang nyaman sekaligus menyenangkan. 

"Dengan memadukan jalan tol, kawasan perkotaan, hingga jalur pegunungan, rekan media tidak hanya dapat merasakan kenyamanan perjalanan bersama Wuling Eksion, tetapi juga mengeksplorasi ruang kabin yang lapang serta kapasitas bagasi yang mendukung berbagai kebutuhan selama perjalanan, sehingga pengalaman eksplorasi Bersama keluarga menjadi nyaman dan menyenangkan," ujar Brian.

Perjalanan sejauh 627 kilometer menjadi panggung pembuktian bagi Wuling Eksion PHEV menempuh Jakarta-Purwokerto-Wonosobo-Yogyakarta. (Foto: Dok/Istimewa)

Teknologi Ling Power Jadi Tulang Punggung

Di balik pengalaman berkendara tersebut terdapat teknologi Ling Power, sistem plug-in hybrid milik Wuling yang mengombinasikan mesin Dedicated Hybrid Engine 1.500 cc dengan efisiensi termal mencapai 43,2 persen, motor listrik bertenaga 145 kW, baterai berkapasitas 20,5 kWh, serta Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Kombinasi disebutkan menjanjikan perpaduan antara efisiensi dan performa. Namun perjalanan lintas kota sejauh lebih dari 600 kilometer memberikan gambaran yang jauh lebih nyata dibanding sekadar data spesifikasi.

Salah satu hasil yang paling banyak diperbincangkan peserta adalah kemampuan kendaraan menyelesaikan seluruh perjalanan tanpa perlu melakukan pengisian bahan bakar tambahan.

Kemampuan tersebut menjadi bukti bagaimana sistem hybrid bekerja secara efektif dalam mengoptimalkan penggunaan energi selama perjalanan jarak jauh.

Karakter sistem hybrid kembali terasa saat memasuki kawasan pegunungan. Jalur menuju Wonosobo dikenal memiliki tanjakan panjang, tikungan tajam, serta perubahan elevasi yang cukup ekstrem. 

Namun kondisi tersebut tidak membuat kendaraan kehilangan tenaga. Dedicated Hybrid Transmission (DHT) bekerja menyalurkan tenaga secara adaptif sehingga akselerasi tetap terasa linear dan nyaman. 

Momentum kendaraan juga tetap terjaga ketika harus menghadapi tanjakan beruntun. Bahkan di tengah hujan yang sesekali turun dan permukaan jalan yang semakin licin, berbagai fitur bantuan pengemudi memberikan rasa aman tambahan.

Pengalaman berkendara tetap terasa santai meski medan yang dihadapi semakin menantang.

Kabin Nyaman untuk Perjalanan Jarak Jauh

Selain performa, perjalanan panjang ini juga menjadi kesempatan untuk menikmati berbagai fitur kenyamanan yang ditawarkan Wuling Eksion PHEV.

Panoramic sunroof menghadirkan kesan kabin yang lebih lapang, terutama saat kendaraan melintasi kawasan pegunungan dengan panorama hijau yang membentang di sepanjang perjalanan.

Menjelang sore, suasana semakin menarik ketika cahaya matahari perlahan meredup di balik perbukitan yang memanjakan mata.

Ventilated seat turut membantu mengurangi rasa lelah selama berjam-jam berada di balik kemudi. Sementara intelligent control panel yang telah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto memudahkan akses navigasi maupun hiburan sepanjang perjalanan.

Berbagai fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) juga berperan membantu pengemudi menjaga fokus, baik saat menghadapi kemacetan maupun ketika melaju jauh di jalan tol.

Perjalanan sejauh 627 kilometer menjadi panggung pembuktian bagi Wuling Eksion PHEV menempuh Jakarta-Purwokerto-Wonosobo-Yogyakarta. (Foto: Dok/Istimewa)

Bukan Sekadar Hemat Bahan Bakar

Menurut Product Communication Manager Wuling Motors, Danang Wiratmoko, teknologi Ling Power dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang efisien sekaligus halus dalam berbagai kondisi jalan.

Dukungan beragam Driving Mode dan Energy Mode memungkinkan sistem mengatur penggunaan tenaga listrik dan mesin bensin secara cerdas sehingga tercipta keseimbangan antara performa, efisiensi energi, dan kenyamanan.

"Dalam perjalanan ini, dapat merasakan bagaimana teknologi Ling Power bekerja secara cerdas dalam mengatur penggunaan tenaga listrik dan mesin bensin sesuai kebutuhan berkendara," kata Danang. 

"Berbagai pengaturan yang tersedia memberikan fleksibilitas bagi pengemudi untuk menyesuaikan karakter kendaraan dengan kondisi jalan yang dilalui sehingga pengalaman berkendara tetap nyaman dan optimal," tambahnya.

Menjelang senja, langit perlahan berubah warna sebelum akhirnya berganti menjadi malam. Momen itu menjadi penutup perjalanan yang membawa langkah hingga tiba di Yogyakarta, tepatnya di kawasan Kulon Progo.

Usai menempuh perjalanan panjang sekitar 627 kilometer, saatnya merebahkan lelah dan menikmati istirahat. Esok hari, perjalanan akan kembali berlanjut menuju Ibu Kota Jakarta, membawa pulang cerita dari setiap kilometer yang telah dilalui.

Wuling Eksion menunjukkan kemampuannya sebagai kendaraan keluarga modern yang mengutamakan kenyamanan, teknologi, dan fleksibilitas. 

Pengalaman tersebut sekaligus memperkuat semangat "Exploring Family Journeys" yang diusung Wuling untuk menghadirkan perjalanan keluarga yang lebih nyaman dan menyenangkan.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close