Pelatihan 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Rampung Pekan Depan

Pelatihan 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Rampung Pekan Depan

Nusantaratv.com - 09 Juli 2026

TNI AL jelaskan rutinitas manajer koperasi selama latsarmil di Marinir Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Mera (Antara)
TNI AL jelaskan rutinitas manajer koperasi selama latsarmil di Marinir Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Mera (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan bahwa pelatihan bagi 30 ribu calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ditargetkan selesai pada awal Agustus 2026. Setelah menyelesaikan pelatihan, para manajer tersebut akan langsung ditempatkan di koperasi-koperasi yang mulai beroperasi di berbagai daerah.

Dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis, Ferry menjelaskan bahwa penempatan para manajer dilakukan segera setelah seluruh rangkaian pelatihan berakhir agar dapat mendukung operasional program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

“Awal Agustus kegiatan tersebut selesai, nantinya para manajer-manajer akan ditempatkan di 30 ribuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ucapnya dalam Seminar Pasis Dikreg LV Sesko TNI TA 2026 di Gedung Serasan Sesko TNI, Bandung, Rabu, 8 Juli 2026, dikutip dari Antara.

Selain mempersiapkan sumber daya manusia, pemerintah juga akan meneruskan proses verifikasi dan validasi bangunan koperasi sebelum dilakukan serah terima kepada pemerintah desa.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono berbicara dalam Seminar Pasis Dikreg LV Sesko TNI TA 2026 bertema di Gedung Serasan Sesko TNI, Bandung, Rabu, 8 Juli 2026 (Antara)

Ferry menuturkan, setelah pembangunan gedung koperasi selesai, pemerintah akan memastikan seluruh proses verifikasi dan validasi rampung sebelum bangunan tersebut diserahkan.

Ia menegaskan bahwa gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih nantinya akan menjadi aset milik desa, bukan aset Kementerian Koperasi.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami status tersebut karena Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan lembaga ekonomi yang dimiliki masyarakat desa dan diharapkan mampu memperkuat perekonomian di tingkat lokal.

Berdasarkan data Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per Kamis, 9 Juli 2026, sebanyak 35.870 titik pembangunan koperasi telah terverifikasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 ribu unit masih dalam tahap pembangunan.

Peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026. (Antara)

Sementara itu, sekitar 15.500 unit Koperasi Desa Merah Putih telah selesai dibangun sepenuhnya.

Ferry menjelaskan bahwa Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi salah satu program prioritas nasional yang ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen. Program tersebut juga diharapkan mampu mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan melalui penguatan ekonomi berbasis koperasi.

Pada kesempatan yang sama, Ferry mengajak para Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LV Sesko TNI Tahun Ajaran 2026 untuk ikut mendukung penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu instrumen pemerataan pembangunan nasional.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dari seluruh elemen bangsa, termasuk TNI yang memiliki kedekatan dengan masyarakat hingga tingkat desa.


 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close