Nusantaratv.com - Mercedes-AMG akhirnya membuka tabir sedan listrik performa tinggi terbarunya, AMG GT 4-Door Coupe EV.
Dikutip dari Carscoops, Kamis (21/5/2026), mobil ini dipersiapkan untuk menghadapi dominasi Porsche Taycan dan Audi e-tron GT di segmen sedan listrik premium berperforma tinggi.
Meski banyak produsen mulai mengurangi ambisi kendaraan listrik, AMG justru melangkah agresif dengan menghadirkan penerus listrik dari AMG GT 4-Door Coupe yang sebelumnya dikenal lewat mesin V8 twin-turbo hybrid bertenaga buas.
Mobil anyar ini dibangun di atas platform khusus AMG.EA dan mengadopsi banyak elemen dari Concept AMG GT XX.
Desain versi produksinya memang berubah dibanding mobil konsep, tetapi tetap tampil futuristis dan agresif.
Tenaga 1.153 HP, 0-100 Km/Jam Hanya 2,1 Detik
Mercedes-AMG membekali sedan listrik ini dengan baterai 106 kWh, sistem kelistrikan 800 volt, serta tiga motor axial-flux canggih.
Varian tertinggi GT 63 4Matic+ mampu menghasilkan tenaga hingga 1.153 hp dan torsi 2.000 Nm saat launch control aktif. Sementara versi GT 55 tetap sangat bertenaga dengan output mencapai 805 hp.
Kendaraan ini mampu melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam 2,1 detik dengan launch control aktif, atau 2,4 detik tanpa bantuan akselerasi awal.
Performa buasnya berlanjut hingga 200 km/jam yang dapat dicapai dalam waktu 6,8 detik. Dengan tambahan Driver's Package, kecepatan puncaknya tembus hingga 300 km/jam.
Menariknya, baik varian GT 63 maupun GT 55 sama-sama memiliki bobot 2.460 kg, menunjukkan kombinasi sempurna antara tenaga besar dan stabilitas khas grand tourer premium.
Pengisian Super Cepat, 10 Menit Tambah 460 Km
Salah satu keunggulan utama AMG GT EV adalah kemampuan pengisian dayanya. Mobil ini mendukung fast charging DC hingga 600 kW.
Dalam kondisi ideal, baterai dapat terisi dari 10 hingga 80 persen hanya dalam 11 menit. Bahkan, pengisian 10 menit saja cukup untuk menambah jarak tempuh sekitar 460 km.
Dengan baterai terisi penuh, GT 63 sanggup melaju hingga 432 mil (696 km) dalam siklus kombinasi, sementara GT 55 menawarkan jangkauan sedikit lebih jauh, mencapai 435 mil (700 km).
Sensasi V8 Tetap Dipertahankan
Menariknya, Mercedes-AMG tidak ingin kehilangan identitas khas mesin V8 mereka. Karena itu, mobil ini dibekali teknologi AMGFORCE S+ yang mampu mensimulasikan suara V8 AMG GT R lengkap dengan sensasi perpindahan gigi sintetis.
Sistem tersebut bekerja mirip teknologi pada Hyundai Ioniq 5 N, menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih emosional meski sepenuhnya bertenaga listrik.
Pengemudi juga bisa memilih berbagai mode berkendara seperti Comfort, Sport, Race, Eco, Slippery, Individual, dan system AMGFORCE Sport+.
Teknologi Sasis dan Interior Super Modern
Di sektor lain, mobil ini dibekali suspensi udara canggih AMG Active Ride Control yang menghadirkan stabilitas optimal berkat teknologi stabilisasi roll semi-aktif, lengkap dengan pengaturan rebound dan kompresi peredam kejut yang bisa disesuaikan.
Handling-nya juga semakin presisi berkat fitur kemudi gandar belakang, di mana roda belakang akan bergerak berlawanan arah dengan roda depan saat kecepatan di bawah 80 km/jam untuk meningkatkan kelincahan, lalu bergerak searah ketika melaju lebih cepat demi menjaga kestabilan.
Untuk mendukung performanya, mobil ini turut dilengkapi cakram rem karbon-keramik di bagian depan serta rem baja di bagian belakang sebagai standar.
Sedangkan interior mobil ini hadir dengan transformasi besar dibanding AMG GT 4-Door Coupe bermesin pembakaran sebelumnya, dan justru menjadi nilai plus tersendiri.
Nuansa kabinnya terasa jauh lebih modern dan futuristis, dipadukan dengan layar infotainment 14 inci, panel instrumen digital 10,2 inci, serta layar tambahan 14 inci opsional untuk penumpang depan.
Sentuhan serat karbon tersebar di berbagai sudut interior, memperkuat kesan sporty dan mewah.
Sementara itu, sistem ambient lighting yang canggih serta atap kaca panorama Sky Control dengan pilihan warna dinamis menghadirkan pengalaman berkendara yang semakin premium dan berkelas.
Mercedes-AMG memang belum mengumumkan harga resmi mobil ini. Namun, banderolnya diperkirakan akan berada di level yang setara atau lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh