Nusantaratv.com - Apple dikabarkan akan memperkenalkan iPhone Ultra, ponsel lipat pertamanya, pada September 2026 bersamaan dengan peluncuran seri iPhone 18 Pro.
Namun, calon pembeli kemungkinan harus bersabar karena perangkat tersebut diprediksi hadir dengan stok yang sangat terbatas.
Menurut analis ternama Ming-Chi Kuo, seperti dilansir dari GSM Arena, Selasa (7/7/2026), keterbatasan pasokan disebabkan oleh tantangan dalam proses produksi.
Akibatnya, pemesanan awal (pre-order) iPhone Ultra diperkirakan tidak akan dibuka bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Kuo memperkirakan Apple baru akan mulai mengirimkan iPhone Ultra kepada konsumen pada kuartal keempat (Q4) 2026.
Meski dibanderol dengan harga premium sekitar US$2.300 hingga US$2.500 atau setara Rp41,3 juta hingga Rp44,9 juta (kurs Rp17.980 per dolar AS), ponsel lipat tersebut diyakini tetap akan laris dan berpotensi langsung habis terjual saat mulai tersedia.
Terbatasnya stok juga diperkirakan akan dimanfaatkan para reseller dan calo untuk menjual kembali perangkat dengan harga 50 hingga 100 persen lebih mahal dari harga resminya.
Kuo memperkirakan Apple mampu mengirimkan sekitar 7-8 juta unit iPhone Ultra hingga akhir 2026. Sementara itu, laporan lain menyebut Apple telah meningkatkan target produksi ponsel lipat tersebut menjadi sekitar 10 juta unit untuk memenuhi tingginya permintaan pasar.
Dari sisi spesifikasi, iPhone Ultra dirumorkan akan mengusung layar utama berukuran 7,76 inci serta layar penutup 5,49 inci. Perangkat ini juga disebut akan ditenagai chipset Apple A20 Pro, dipadukan dengan RAM 12 GB, serta dibekali baterai berkapasitas 5.500 mAh.
Meski belum ada konfirmasi resmi dari Apple, berbagai bocoran tersebut menunjukkan iPhone Ultra berpotensi menjadi salah satu perangkat paling dinantikan pada 2026, meski ketersediaannya diperkirakan akan sangat terbatas pada masa awal peluncuran.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh