Di Nganjuk, Prabowo: Mau Dolar Berapa Ribu Kek, Kan Kalian di Desa-desa Nggak Pakai Dolar

Di Nganjuk, Prabowo: Mau Dolar Berapa Ribu Kek, Kan Kalian di Desa-desa Nggak Pakai Dolar

Nusantaratv.com - 16 Mei 2026

Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam agenda nasional yang digelar di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (Foto: Istimewa)
Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam agenda nasional yang digelar di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (Foto: Istimewa)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Presiden Prabowo Subianto menyoroti peran Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam menjaga stabilitas keuangan negara.

Dia bahkan menyebutkan selama Purbaya masih tersenyum, kondisi fiskal Indonesia dapat dianggap aman.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kabinet Merah Putih yang dinilainya telah bekerja sebagai satu tim.

"Ya koperasi nanti akan terbukti menjadi kebanggaan kita semua. Saya terima kasih kepada menteri, Menko Pangan, semua menteri ini satu tim, ya. Semua menteri satu tim karena tidak bisa kalau tanpa tim, tidak satu tim," kata Prabowo.

Dia menegaskan, keberhasilan pemerintahan sangat bergantung pada kerja kolektif seluruh unsur, mulai dari kementerian hingga pemerintah daerah dan aparat keamanan.

"Kalau Mendagri tidak dukung? Tidak bisa. Bupati tidak dukung? Tak bisa. Kepala Desa tidak dukung? Tidak bisa. Mendagri, Gubernur, semua sampai bawah. TNI tidak dukung? Tak bisa. Kapolri tidak dukung? Tak bisa. Ini adalah teamwork. Seluruh tim bekerja," sambungnya.

Prabowo menjelaskan setiap kementerian memiliki tugas masing-masing, termasuk pengelolaan keuangan negara yang berada di bawah Kementerian Keuangan.

Dia kemudian menyinggung sosok Purbaya yang saat ini tengah menjadi sorotan publik, namun menegaskan kondisi keuangan negara tetap stabil selama menteri tersebut terlihat tenang.

"Menteri-menteri, ada yang ngurus legalitas masalah hukumnya, ada yang ngurus, ada yang ngurus keuangan, ya. Purbaya sekarang populer banget Purbaya. Selama Purbaya bisa senyum, tenang aja, nggak usah kalian khawatir itu," ujarnya.

Menurut Prabowo, fluktuasi nilai tukar dolar tidak perlu terlalu dikhawatirkan oleh masyarakat desa karena dampaknya lebih banyak dirasakan oleh pihak yang sering bertransaksi atau bepergian ke luar negeri.

"Mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar. Yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri, ayo. Siapa ini? Mbak Titiek ini pusing ini. Mana lagi ini? Menteri, pengusaha, coba aku cek ke mana itu," katanya.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam agenda nasional yang digelar di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (Foto: Istimewa)

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga sempat menyebut sejumlah pejabat dan tokoh yang hadir, termasuk Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Ketua Kadin Kamar Dagang dan Industri Indonesia.

"Trenggono! Ah, Trenggono! Ah. Udah nggak ke luar negeri? Oh, kau ke pulau-pulau, oke, oke, oke, oke. Rosan! Tapi nggak, dia udah botak, nggak apa-apa, lu duduk aja dulu. Anind (Anindya Bakrie), Anind lu pusing boleh, lu kan pengusaha loh, Kadin," katanya.

Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia berada dalam kondisi kuat, sehingga masyarakat diminta tetap percaya terhadap arah perekonomian nasional.

"Percaya, ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat. Orang mau ngomong apa, ya, ngomong apa, Indonesia kuat," tuturnya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk tetap percaya pada kekuatan bangsa dan meminta seluruh pemimpin bekerja untuk kepentingan rakyat tanpa memandang latar belakang politik.

"Percaya kepada kekuatan kita, percaya kepada rakyat kita, semua pemimpin harus bekerja untuk rakyat, dari partai manapun gak ada urusan, di semua partai ada patriot, di semua partai ada juga yang brengsek-brengsek," tukasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close