Mainkan Jurus Andalan Bobby Fischer, Aditya Bagus Arfan Menang Mudah di Babak Kedua Turnamen Catur Bangkok Open 2024

Nusantaratv.com - 15 April 2024

MI Aditya Bagus Arfan (kanan) saat bertanding melawan pecatur Filipina Allan Diez (2069) di babak kedua turnamen Bangkok Open 2024/Foto: Kristianus Liem
MI Aditya Bagus Arfan (kanan) saat bertanding melawan pecatur Filipina Allan Diez (2069) di babak kedua turnamen Bangkok Open 2024/Foto: Kristianus Liem

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Master Internasional (MI) Aditya Bagus Arfan (elo rating 2407) kembali sukses mendulang poin penuh pada babak kedua turnamen catur Bangkok Open 2024, Minggu (14/4/2024) malam.

Dengan memainkan pembukaan Pertahanan Hindia Raja yang merupakan jurus andalan pecatur legendaris dunia Bobby Fischer, pecatur berusia 18 tahun itu menang mudah pada langkah ke-32 lawan pecatur Filipina Allan Diez (2069).

Tambahan satu poin dari laga ini membuat Aditya mengemas total poin 2 dari 2 babak yang sudah dimainkan. Ia bersama 39 peserta lainnya menempati urutan 1 sampai 40 yang sama-sama mengoleksi poin 2. Termasuk tiga pecatur yang bercokol yang di peringkat atas klasemen sementara yakni unggulan utama dari Ukraina, GM Vitaliy Bernadskiy 2561 dan dua pecatur India, GM Sayantan Das 2507 dan GM Deep Sengupta 2500 (India)

Menurut analisis Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi, Kristianus Liem titik krisis laga Aditya versus Allan terjadi pada langkah ke-17 saat pecatur kelahiran 31 Oktober 2006 itu mendobrak dengan mendorong bidak f5.

Seharusnya Allan meladeni permainan keras Aditya dengan memukul bidak tersebut karena posisi Kudanya masih bagus.

"Tetapi karena Allan memilih main bertahan Adit mendorong bidak f5 ke f4 dilanjutkan dengan serangan badai bidak di sayap raja: g5, h5, g4 dan seterusnya. Raja Putih terpaksa pontang-panting terbirit-birit dari Rg1 ke f1-e1-d2-c2," kata Kristianus Liem dalam rilis yang dikirimkan kepada media, Senin (15/4/2024).

Walau sudah lari dari sayap-raja sampai ke sayap-mentri, Raja Putih tetap kena skak-ster pada langkah ke-32. Allan pun langsung menyerah.

"Ketika saya tanya kok bisa menang cepat, padahal pecatur Filipina dengan rating 2000 biasanya kuat?" ungkap Kristianus Liem.

Pecatur yang akrab disapa Adit itu menjawab sederhana.

"Sudah tua dia, pak," jawab Adit sambil tertawa.

Uriel Noah Sidabutar memakai masker dan jaket merah-putih/Foto: Kristianus Liem 

Namun sayang, torehan gemilang Adit di babak kedua gagal diikuti enam wakil Indonesia lainnya.

Enam pecatur lainnya seluruhnya tumbang termasuk atlet Pelatnas Junior Uriel Noah Sidabutar (2090), 15, yang dikalahkan MI Daniel Quezon (2441) dari Filipina.

Kemudian Muhammad Kamalsyah takluk di tangan unggulan utama Grand Master (GM) Vitaliy Bernadskiy (Ukraina) 2561.

Daniel Hermawan Lumbantobing menyerah lawan MI L R Srihari 2482 (India).

Pitra Andika kalah atas MI Jan Emmanuel Garcia 2408 (Filipina).

Arif Rahman Saragih dikalahkan Kota Nagataki 1980 (Jepang).

Kemudian Master Fide Wanita (MFW) Christine Elisabeth  harus mengakui keunggulan MI Oleg Badmatsyrenov 2410 (FIDE/Rusia).

Turnamen Bangkok Open yang telah memasuki edisi ke-21 mempertandingkan dua kategori yaitu kategori Open dan Challengger.

Kategori Open diikuti 227 pecatur dari 36 negara. Sementara kategori Challenger diikuti 87 pecatur dari 24 negara. Tidak ada pecatur Indonesia yg main di kategori Challenger.

Babak ke-3

Aditya Bagus Arfan bersama enam wakil Indonesia lainnya kembali akan bertanding di babak ke-3 turnamen Bangkok Open 2024 pada hari ini, Senin (15/4/2024).

Sesuai pairing Aditya yang kembali mendapat giliran memainkan buah putih akan menghadapi pecatur China,  
Qingfeng Cao 2038. Kemudian, Master Fide (MF) Arif Rahman Saragih 2245 melawan MFW Cherry Ann Mejia 1941 (Filipina), CM Muhammad Kamalsyah 2177 kontra Vivek Nambiar 1911 (India), MF Daniel Hermawan Lumbantobing 2098 versus V Aadhya 1881 (India), Uriel Noah Oloan Sidabutar 2090 bertarung melawan CM Cyrus Nisban 1879 (Singapura), MI Pitra Andika 2066 lawan Jai Adithya Gnanasekar 1859 (Singapura) dan satu-satunya pecatur putri Indonesia yang berlaga di turnamen ini, MFW Christine Elisabeth 1907 melawan pecatur India, Saideep Suman 1687.

Pertandingan di turnamen Bangkok Open 2024 menggunakan sistem Swiss 9 babak. Setiap hari hanya mempertandingkan satu babak dengan waktu pikir 90 menit untuk 40 langkah, setelah itu tambah 30 menit hingga selesai, di mana setiap langkahnya mendapat tambahan waktu 30 detik. Pertandingan berlangsung hingga 21 April 2024. 


 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

(['model' => $post])