Nusantaratv.com - James Cameron akhirnya buka suara secara blak-blakan soal keputusannya meninggalkan Amerika Serikat dan menetap permanen di Selandia Baru. Bagi sutradara legendaris ini, langkah tersebut bukan sekadar mencari lingkungan yang lebih tenang, melainkan bentuk keprihatinan mendalam terhadap kondisi negaranya sendiri.
Pandemi COVID-19 menjadi titik balik yang membuat Cameron menilai ulang Amerika Serikat. Ia melihat periode tersebut sebagai ujian besar yang justru menampakkan rapuhnya fondasi sosial dan cara berpikir masyarakat.
Sang pembuat Avatar mengaku terguncang melihat ilmu pengetahuan berubah menjadi bahan perdebatan politik, sementara masyarakat terbelah tajam dalam menghadapi krisis kesehatan global.
"Pandemi adalah ujian besar bagi karakter sebuah bangsa, dan saya merasa sangat kecewa melihat bagaimana Amerika menanggapinya. Melihat orang-orang bertengkar tentang masker dan vaksin di saat nyawa terancam membuat saya sadar bahwa ada sesuatu yang sangat salah dalam tatanan sosial di sana," ujar Cameron dalam wawancara yang dikutip dari The Guardian.
Menurutnya, situasi di Amerika Serikat semakin memburuk dengan meningkatnya konflik sosial, maraknya kekerasan bersenjata, serta lemahnya respons pemerintah terhadap persoalan mendasar.
Sebaliknya, Selandia Baru justru memberi rasa aman dan keyakinan akan pentingnya sains. Cameron menilai masyarakat di sana lebih rasional dan mampu bekerja sama menghadapi krisis.
"Inilah mengapa saya menyukai Selandia Baru. Orang-orang di sana, sebagian besar, waras, berbeda dengan Amerika Serikat, di mana tingkat vaksinasi mencapai 62%, dan angka itu terus menurun, menuju ke arah yang salah."
Ia bahkan mempertanyakan secara terbuka pilihan tempat tinggal yang ideal di masa depan.
"Kalau menurut kamu lebih enak tinggal di mana? Tempat yang benar-benar percaya pada sains dan waras, dan di mana orang-orang dapat bekerja sama secara kohesif untuk mencapai tujuan bersama, atau tempat di mana semua orang saling bermusuhan, sangat terpolarisasi, memunggungi sains, dan pada dasarnya akan berada dalam kekacauan total jika pandemi lain muncul?"
Cameron juga merasa lega karena tak lagi harus hidup di bawah ketidakpastian kebijakan politik Amerika, khususnya terkait potensi dampak kepemimpinan Donald Trump. Ia pun masuk dalam daftar panjang figur industri hiburan yang memilih hengkang dari AS.
Beberapa nama lain yang mengambil langkah serupa antara lain George Clooney yang memperoleh kewarganegaraan Prancis, Jim Jarmusch yang tengah mengajukan proses naturalisasi, serta Ellen DeGeneres yang pindah ke Inggris dan Rosie O’Donnell ke Irlandia.
Deskripsi
James Cameron menjelaskan alasan di balik keputusannya meninggalkan Amerika Serikat dan menetap di Selandia Baru. Pandemi COVID-19, polarisasi sosial, serta melemahnya kepercayaan pada sains menjadi faktor utama yang membuatnya menilai kondisi AS kian mengkhawatirkan.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh