RS di India Kebanjiran Pasien Covid-19, Harga Tabung Oksigen Melonjak 10 Kali Lipat

India Telah Melaporkan Kasus Harian Covid-19 di Negara Itu Mencapai Hingga 300.000 Kasus.

Pasien Covid-19 di India harus mencari tabung oksigen sendiri. (Al Jazeera)

Nusantaratv.com - Hampir kebanyakan rumah sakit (RS) di New Delhi serta sejumlah kota lainnya di India telah kehabisan ruangan dan tempat tidur bagi pasien Covid-19.

Hal ini memaksa pasien mencari cara untuk mendapatkan perawatan, bahkan banyak juga yang dirawat di rumah mereka masing-masing. Alhasil, kondisi ini menimbulkan masalah baru, karena keluarga pasien mengalami kesulitan mencari tabung oksigen, yang harganya saat ini meningkat 10 kali lipat.

Seperti dialami salah satu warga Delhi Anshu Priya. Pada Minggu (25/4/2021) waktu setempat, Anshu mengungkapkan jika dirinya menghabiskan waktunya mencari tabung oksigen untuk ayah mertuanya yang kondisinya terus memburuk akibat terinfeksi virus corona. 

Hal itu dilakukan Anshu, karena ia tak bisa mendapatkan rumah sakit untuk merawat mertuanya itu, baik di Delhi ataupun daerah pinggiran di Noida. Anshu mencari tabung oksigen di toko-toko namun sia-sia.

Pencarian itu memaksanya beralih ke pasar gelap, seperti dikutip dari BBC, Senin (26/4/2021). Dan, untuk bisa mendapatkan sebuah tabung oksigen, dirinya harus merogoh kocek 50.000 rupee atau setara Rp9,6 jutaan.

Padahal harga normal tabung oksigen hanya 6.000 rupee (Rp1,1 juta). Anshu saat ini merasakan kekhawatiran mendalam. Setelah ayah mertuanya, kini ibu mertuanya juga mulai mengalami sesak napas dan butuh bantuan oksigen. Anshu mengaku, ia sudah tak mampu membeli tabung oksigen lagi di pasar gelap.

BBC mencoba menelusuri ke sejumlah pemasok tabung oksigen, dan diketahui saat ini rata-rata harganya mencapai 10 kali lipat dari harga normal. RS yang penuh tidak hanya terjadi di New Delhi, tapi juga di Allahabad dan Indore. Kondisi ini sangat mengerikan. Pihak keluarga terpaksa membayar perawat dan konsultasi dokter untuk menjaga anggota keluarganya yang terpapar Covid-19 agar tetap bisa bernapas.

India telah melaporkan kasus harian Covid-19 di negara itu mencapai hingga 300.000 kasus. Dan, perjuangan keluarga merawat anggotanya yang terpapar Covid-19 tak mudah, mereka mengalami kesulitan untuk mendapatkan tes darah hingga CT scan atau x-ray.

Ditambah dengan laboratorium yang dibanjiri sampel tes darah, dan butuh waktu hingga tiga hari untuk mengembalikan hasil tes. Hal ini mempersulit perawatan dokter untuk menilai perkembangan penyakit. 

CT scan juga digunakan oleh dokter untuk menilai kondisi pasien, namun butuh waktu berhari-hari untuk membuat janji. Dokter mengatakan penundaan ini membahayakan banyak pasien. Tes RT-PCR juga memakan waktu berhari-hari. Akibatnya, sejumlah pasien sakit yang menemukan tempat tidur tetapi tidak dapat dirawat karena mereka tidak memiliki laporan Covid-19 yang positif.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK