Buya Yahya (YouTube Al-bahjah tv

Mandi Wajib Setelah Subuh, Apakah Puasa Tetap Sah? Begini Penjelasan Buya Yahya

Nusantaratv.com - Mandi wajib merupakan kewajiban dalam agama Islam dan dilakukan umat muslim di beberapa situasi tertentu. 

Hal tersebut dilakukan untuk membersihkan diri secara ritualistik serta menyucikan diri dari hadas besar. 

Hadas besar itu sendiri dalam Islam merupakan berhubungan intim, setelah haid atau nifas bagi perempuan, setelah mimpi basah, dan lain sebagainya. 

Salah satu mandi wajib yang mesti dilakukan yakni usai melakukan hubungan badan antara suami istri. Namun, bagaimana jika hubungan tersebut dilakukan malam hari dan tidak sempat mandi sebelum subuh? 

Terlebih di bulan Ramadan? Apakah puasa tetap bisa dilanjutnya meski belum sempat mandi wajib? Untuk lebih jelasnya, Buya Yahya memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. 

Buya Yahya menuturkan, jika hubungan suami istri dilakukan di malam hari sebelum terbitnya fajar boleh dan puasa tetap sah.

Buya Yahya (YouTube)

“Hubungan suami istri asalkan di malam hari sebelum terbit fajar, sebelum masuk subuh adalah halal dan sah,” kata Buya dikutip dari TikTok @albahjahbarat, Rabu, 20 Maret 2024.

“Boleh makan, boleh hubungan suami istri, kalau ternyata orang hubungan suami istri belum sempat mandi besar, masuk subuh, maka puasanya adalah sah,” sambungnya.

Buya juga menerangkan, kalau berhubungan suami istri dan mandi wajib setelah waktu subuh, itu pada dasarnya sah. 

“Karena apa? Dia melakukan hubungan suami istri adalah sebelum berpuasa, hanya mandinya saja setelah masuk waktu subuh adalah sah, dan gak akan mengurangi pahala sedikit pun,” terang Buya. 

Ada riwayat dari baginda Nabi, dai Ummu Salamah diriwayatkan bahwasannya karena Rosulullah SAW, di pagi hari masuk waktu subuh melakukan puasa dalam keadaan beliau junub,” imbuhnya.

“Karena sebab hubungan suami istri bukan karena mimpi basah, dan Nabi menyempurnakan puasanya, jadi tidak apa-apa sempurnakan puasalah,” sambungnya. 

“Banyak wanita haid belum sempat mandi besar, lakukan puasa, yang tidak boleh adalah dosa besar melakukan hubungan suami istri setelah masuk waktu subuh,” tandas Buya Yahya.