Peneliti Eijkman Aris Supriyanto Meninggal Dunai Karena Terpapar Covid-19

Sebelumnya pada Rabu (7/7/2021) Indonesia juga kehilangan salah satu penguji vaksin terbaik atas wafatnya Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinis Bio Farma...

Ucapan duka cita dari LBM Eijkman atas wafatnya Aris Supriyanto/ist

Jakarta, Nusantara TV-Dunia penelitian dan pengembangan vaksin Indonesia kembali dirundung duka. Salah satu peneliti Eijkman, Aris Supriyanto, meninggal karena terpapar covid-19.

Kabar duka ini disampaikan Lembaga Eijkman lewat Instagram resmi mereka, Jumat (9/7/2021) seperti dikutip dari detik. Aris adalah peneliti yang sudah 13 tahun berkarya di Eijkman.

Sebelumnya, pada Rabu (7/7/2021) Indonesia juga kehilangan salah satu peneliti dan penguji vaksin terbaik yakni Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinis Bio Farma Novilia Sjafri Bachtiar. Novilla juga wafat akibat terpapar covid-19. 

Aris Supriyanto yang lahir pada 30 April 1974 ini berperan penting dalam penanganan pandemi sebelumnya yaitu Avian Influenza (Flu Burung).

Baca juga: Terinfeksi Covid, Kepala Tim Uji Klinis Sinovac Meninggal Dunia

"Mas Aris menjadi garda terdepan dalam penanganan COVID-19 sebagai High Containment Laboratory Engineer namun gugur terdampak penyakit COVID-19. Mas Aris menambah daftar para pahlawan kemanusiaan yang membaktikan hidupnya untuk sesama," tulis Lembaga Eijkman.

Eijkman kembali mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu disiplin dan patuh pada protokol kesehatan agar terhindar dari paparan covid-19. Terlebih saat ini tengah terjadi lonjakan kasus covid-19 di Tanah Air. 

Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman adalah lembaga penelitian pemerintah yang bergerak di bidang biologi molekuler dan bioteknologi kedokteran. Saat ini LBM Eijkman tengah mengembangkan vaksin covid-19 Merah Putih yang ditargetkan dapat digunakan pada awal 2022. 

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK