Nusantaratv.com - Xiaomi mencatat pengiriman lebih dari 30.000 mobil listrik sepanjang Juni 2026.
Angka tersebut membuat perusahaan mempertahankan pengiriman di atas 30.000 unit selama tiga bulan berturut-turut.
Namun, capaian itu belum cukup untuk mengejar target penjualan ambisius 550.000 unit sepanjang tahun ini.
Dikutip dari ArenaEV, Kamis (2/7/2026), sepanjang Januari hingga Juni 2026, Xiaomi diperkirakan telah mengirim sekitar 185.000 kendaraan listrik kepada pelanggan.
Artinya, perusahaan masih harus menjual sekitar 365.000 unit lagi pada paruh kedua tahun ini agar target tahunan tercapai.
Untuk memenuhi target tersebut, Xiaomi harus meningkatkan pengiriman menjadi rata-rata 60.000 unit per bulan mulai Juli hingga Desember.
Tantangan ini tidak mudah karena rekor pengiriman bulanan perusahaan sejauh ini belum pernah menembus 40.000 unit.
Hingga kini, Xiaomi SU7 masih menjadi tulang punggung penjualan perusahaan. Pada Mei 2026, sedan listrik tersebut mencatat pengiriman 24.023 unit dan menjadi model paling diminati.
Permintaan juga tetap tinggi dengan pesanan yang disebut telah melampaui 80.000 unit, sehingga SU7 diperkirakan tetap menjadi kontributor utama penjualan Xiaomi.
Sebaliknya, performa Xiaomi YU7 justru melemah. Crossover listrik itu mengalami penurunan pengiriman selama lima bulan berturut-turut karena minat konsumen beralih ke SU7.
Kondisi ini membuat Xiaomi semakin bergantung pada satu model untuk menopang bisnis kendaraan listriknya.
Untuk memperkuat lini produk, Xiaomi menyiapkan SUV keluarga berukuran besar bernama Skynomad N90 yang dijadwalkan meluncur pada paruh kedua 2026.
Berbeda dengan SU7 dan YU7 yang sepenuhnya bertenaga baterai, N90 akan menggunakan teknologi range extender, yakni mesin bensin kecil yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai saat kendaraan melaju.
SUV premium tersebut diperkirakan dibanderol sekitar 300.000 yuan atau sekitar Rp795 jutaan (¥1 = Rp2.652) dan diharapkan mampu menarik konsumen baru, terutama mereka yang masih khawatir dengan keterbatasan jarak tempuh mobil listrik.
Meski demikian, peluncuran Skynomad N90 belum tentu cukup untuk mengangkat penjualan secara signifikan. Xiaomi masih menghadapi tantangan besar untuk mengejar target 550.000 unit sebelum akhir 2026.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh