Nusantaratv.com - Tesla kembali menghadapi persoalan keselamatan kendaraan di Amerika Serikat (AS).
Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) menarik kembali sebanyak 20.349 kendaraan Tesla karena lampu depan sorot rendah (low beam) pada sejumlah unit dinilai dapat memancarkan cahaya terlalu terang.
Menurut NHTSA, seperti dilaporkan Reuters, Selasa (11/8/2026), kondisi tersebut berpotensi menyilaukan pengemudi yang datang dari arah berlawanan.
Hal ini dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Penarikan kembali (recall) tersebut mencakup sejumlah kendaraan Tesla Model 3 dan Model Y yang beredar di Negara Paman Sam tersebut.
Regulator keselamatan otomotif AS menyatakan, solusi untuk memperbaiki masalah lampu depan tersebut masih dalam tahap finalisasi.
Recall terbaru ini menambah daftar persoalan keselamatan yang tengah mendapat perhatian regulator terhadap kendaraan Tesla.
Sebelumnya, pada Juli, NHTSA juga mengumumkan telah membuka penyelidikan awal terhadap sekitar 1,2 juta kendaraan Tesla.
Penyelidikan itu dilakukan menyusul laporan mengenai kegagalan pada sistem suspensi yang berpotensi menyebabkan pengemudi kehilangan kendali atas kemudi.
Dengan adanya recall terbaru ini, Tesla kembali berada dalam sorotan regulator AS terkait aspek keselamatan dan keandalan kendaraan.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh