Nusantaratv.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) menegaskan filosofi "Engineered for Driving Joy" sebagai benang merah yang menyatukan seluruh lini kendaraannya dalam sesi Media Deep Dive di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada Jumat (31/7/2026).
Melalui tema "Culture. Evolved.", Honda menekankan evolusi teknologi tidak mengubah identitas utama mereknya.
Di tengah transformasi industri otomotif menuju era elektrifikasi, Honda memastikan inovasi yang dihadirkan tetap berpijak pada karakter berkendara yang menjadi ciri khasnya.
Filosofi tersebut diterapkan pada seluruh model, mulai dari kendaraan bermesin konvensional, hybrid, hingga mobil listrik.
Honda juga memperkenalkan logo H baru yang pertama kali digunakan pada kendaraan listrik di Indonesia.
Logo ini melambangkan komitmen Honda untuk terus menghadirkan inovasi mobilitas tanpa meninggalkan nilai dan filosofi yang telah menjadi fondasinya.
Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, mengatakan elektrifikasi bukanlah perubahan jati diri Honda, melainkan evolusi dalam mewujudkan nilai-nilai yang telah lama dipegang perusahaan.
"Teknologi, produk, pengalaman, hingga identitas visual akan terus berkembang mengikuti zaman, namun filosofi 'Engineered for Driving Joy' akan selalu menjadi karakter yang menyatukan setiap Honda, termasuk Honda SuperONE sebagai ekspresi terbaru Honda Culture di era elektrifikasi," ujar Billy.

PT Honda Prospect Motor (HPM) menegaskan filosofi "Engineered for Driving Joy" sebagai benang merah yang menyatukan seluruh lini kendaraannya dalam sesi Media Deep Dive di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada Jumat (31/7/2026). (Foto: Dok/Istimewa/HPM)
Senada, Sales & Marketing Division Head PT Honda Prospect Motor, Ferdianto Budiono, menegaskan setiap model Honda memang memiliki karakter dan teknologi yang berbeda, tetapi seluruhnya dikembangkan dengan filosofi yang sama agar tetap menghadirkan sensasi berkendara khas Honda.
"Setiap model Honda memang memiliki karakter, teknologi, dan peran yang berbeda sesuai kebutuhan konsumennya. Namun apa pun modelnya, semuanya dikembangkan dengan filosofi yang sama, yaitu 'Engineered for Driving Joy'. Itulah yang membuat setiap Honda tetap menghadirkan karakter berkendara yang khas dan tetap terasa seperti sebuah Honda, dari mesin konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik," kata Ferdianto.
Filosofi tersebut diwujudkan melalui lima prinsip utama, yakni Driving Performance, Purposeful Engineering, Human-Centered Design, Lasting Reliability, dan Timeless Character.
Kelima prinsip ini diterapkan pada seluruh lini Honda, mulai dari Honda Brio, WR-V, HR-V, BR-V, CR-V, STEP WGN e:HEV, Prelude, hingga Honda SuperONE sebagai representasi terbaru Honda di era elektrifikasi.
Melalui pendekatan tersebut, Honda ingin menegaskan, meski teknologi terus berkembang menuju kendaraan listrik, pengalaman berkendara yang menyenangkan atau Engineered for Driving Joy akan tetap menjadi identitas utama seluruh kendaraan Honda.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh