China Terapkan Standar Nasional ADAS, Sistem Pengereman Darurat Wajib Mulai 2028

China Terapkan Standar Nasional ADAS, Sistem Pengereman Darurat Wajib Mulai 2028

Nusantaratv.com - 29 Januari 2026

Ilustrasi. Sistem pengereman darurat otomatis. (Foto: Istimewa via Caradas)
Ilustrasi. Sistem pengereman darurat otomatis. (Foto: Istimewa via Caradas)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - China bersiap menerapkan standar nasional wajib pertama untuk sistem bantuan mengemudi canggih (Advanced Driver Assistance System/ADAS). 

Standar bertajuk "Persyaratan Teknis dan Metode Pengujian Sistem Pengereman Darurat Otomatis untuk Kendaraan Ringan" ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2028.

Untuk pertama kalinya, seperti dilaporkan CarNewsChina, Rabu (28/1/2026), aturan ini tidak hanya mencakup kendaraan penumpang kategori M1 seperti sedan, SUV, dan MPV, tetapi juga memperluas cakupan ke kendaraan komersial ringan kategori N1, termasuk pikap dan truk mini dengan berat kendaraan kotor hingga 3,5 ton.

Perluasan ini meningkatkan cakupan standar hingga sekitar 30 persen. Standar baru tersebut juga memberi perhatian besar pada pengguna jalan rentan.

Regulasi ini menambahkan persyaratan pengenalan serta pengujian terhadap tiga jenis objek, yakni pejalan kaki, pesepeda, dan pengguna skuter. 

Sistem diwajibkan mampu memberikan peringatan serta melakukan pengereman otomatis saat mendeteksi potensi tabrakan pada kecepatan 20 hingga 60 km/jam.

Langkah ini dinilai krusial mengingat data kecelakaan lalu lintas di China menunjukkan tabrakan pada kecepatan 60-80 km/jam memiliki tingkat kejadian yang cukup tinggi. 

Bahkan, kecelakaan yang melibatkan kendaraan dengan pejalan kaki, sepeda, dan skuter menyumbang lebih dari 30 persen dari total kecelakaan kendaraan ringan.

Standar nasional yang baru merupakan hasil revisi dari standar nasional China yang sebelumnya bersifat rekomendasi, yaitu "Persyaratan Kinerja dan Metode Pengujian untuk Sistem Pengereman Darurat Otomatis pada Mobil Penumpang."

Penerapan standar nasional yang baru menandai peralihan sistem pengereman darurat otomatis pada kendaraan ringan dari fitur yang bersifat "opsional" menjadi fitur yang bersifat "standar".

Sistem pengereman darurat otomatis (Automatic Emergency Braking/AEB) memantau kondisi lalu lintas di depan kendaraan secara real-time melalui sensor seperti kamera dan radar gelombang milimeter. 

Saat risiko tabrakan terdeteksi, sistem akan memberikan peringatan kepada pengemudi dan secara otomatis mengaktifkan pengereman guna menghindari atau meminimalkan dampak kecelakaan.

Seiring perkembangan teknologi, tingkat adopsi AEB di China terus meningkat. Pada 2025, penetrasi sistem AEB pada kendaraan penumpang baru di China dilaporkan telah melampaui 60 persen.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close