Nusantaratv.com - Wakil Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Danang Maharsa menyebutkan bahwa permasalahan stunting dan kemiskinan masih menjadi salah satu prioritas penanganan Pemerintah Kabupaten Sleman.
"Masalah stunting dan kemiskinan ini juga menjadi prioritas pemerintah pusat, setiap rapat koordinasi yang bersifat nasional, terdapat dua permasalahan yang masih menjadi perhatian yaitu, stunting dan kemiskinan," kata Danang pada rapat Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kapanewon Pakem di Kelurahan Purwobinangun, Selasa.
Menurut dia, bahkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat Forkopimda seluruh Indonesia menekankan untuk segera menyelesaikan masalah stunting dan kemiskinan di daerah masing-masing.
"Secara data, kondisi stunting di Kabupaten Sleman mengalami penurunan. Pada 2022 angka stunting di Kabupaten Sleman sudah menurun hingga di angka 6,88 persen dari 6,92 persen di 2021. Namun demikian upaya-upaya percepatan stunting masih perlu ditingkatkan," katanya.
Danang yang juga merupakan Ketua TPPS Kabupaten Sleman ini menilai beberapa wilayah memiliki penyebab yang berbeda sehingga terdapat kasus stunting di suatu wilayah.
"Adanya perbedaan faktor penyebab stunting di suatu wilayah ini akan menentukan kebijakan atau program yang akan diimplementasikan dalam percepatan penurunan stunting di Sleman," katanya.
Ia mengatakan, TPPS Kabupaten Sleman yang melibatkan beberapa instansi, akan melakukan monitoring secara langsung untuk melakukan diskusi, mendengarkan, mengumpulkan data secara langsung di lapangan.
"Sehingga akan diketahui kondisi riil, khususnya di wilayah dengan angka stunting yang masih tinggi," katanya.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh