Nusantaratv.com - Wakil Bupati Banyumas, Jawa Tengah, Sadewo Tri Lastiono meminta anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) mewaspadai politik identitas dan berita bohong (hoaks), khususnya terkait dengan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
"Kebohongan atau berita bohong bila terus di-share (bagikan, red.) maka seolah-olah akan menjadi kebenaran atau dianggap berita benar. Ini perlu hati-hati," tegasnya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.
Wabup mengatakan hal itu saat memberi sambutan dalam acara Pelantikan serta Pengambilan Sumpah dan Janji Anggota PPK Pemilu 2024 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas.
Dalam kesempatan tersebut, dia meminta seluruh camat untuk memfasilitasi PPK dengan menyediakan ruangan atau sekretariat di masing-masing kecamatan.
"Saya mengucapkan selamat kepada para anggota PPK yang dilantik hari ini (4/1)," kata Sadewo.
Sementara itu, pengambilan sumpah dan janji 135 anggota PPK dari 27 kecamatan se-Kabupaten Banyumas itu dilakukan Ketua KPU Kabupaten Banyumas Imam Arif Setiadi serta disaksikan anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Muslim Aisha, Wabup Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Ketua DPRD Kabupaten Banyumas Budhi Setiawan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyumas, dan para camat se-Banyumas.
Saat memberi sambutan, Ketua KPU Kabupaten Banyumas Imam Arif Setiadi meminta para anggota PPK yang akan menjalankan tahapan Pemilu 2024 di masing-masing kecamatan agar bisa solid menjadi satu tim.
"Mungkin yang dilantik ini bukan yang terbaik namun kami mencari orang-orang yang bisa bersinergi, bisa bekerja sama, dan kompak. Jadi yang kami cari adalah super tim bukan superman," katanya.
Ia mengatakan setelah dilantik, maka PPK harus segera siap bekerja di antaranya melakukan pemilihan ketua dan pembagian divisi PPK, koordinasi dengan forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkopimcam) di masing-masing kecamatan, dan membantu KPU dalam menyelenggarakan tahapan.
Dia meminta 35 anggota PPK yang terdiri atas 94 laki-laki dan 41 perempuan itu untuk bekerja dengan profesional, loyal, dan berintegritas.
"Para PPK harus memegang teguh prinsip dan pakta integritas. Ke depankan profesionalitas, loyalitas, dan integritas," tegas Imam.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh