Viral Hiburan Erotis di Lapangan Terbuka Kisaran Sumut, Langsung Dikecam Komnas Anak

Nusantaratv.com - 22 April 2024

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Hery Chariansyah. (Instagram)
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Hery Chariansyah. (Instagram)

Penulis: Alber Laia | Editor: Tasya Paramitha

Nusantaratv.com - Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak telah menyatakan kecamannya terhadap acara hiburan yang menampilkan tarian erotis di sebuah lapangan terbuka di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut).

Acara tersebut dinilai tidak mendidik dan berpotensi mengeksploitasi anak-anak, karena lokasinya yang mudah diakses oleh anak-anak dan remaja.

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Hery Chariansyah, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/4/2024), menegaskan bahwa hiburan tersebut bukan hanya tidak mendidik, tetapi juga dapat dikategorikan sebagai perbuatan pornografi.

"Hiburan tersebut tidak mendidik dan dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan pornografi, apalagi dilakukan di tempat terbuka pada hiburan pasar malam, sehingga kemungkinan bisa ditonton anak-anak dan remaja," tegasnya, dikutip dari Antara, Senin, 22 April 2024.

Lebih lanjut, Hery juga menekankan bahwa Komnas Perlindungan Anak akan berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Pemerintah Kabupaten Asahan dan Polres Asahan, untuk menindaklanjuti kasus ini. 

"Dengan demikian, permasalahan tersebut penyelesaiannya tidak boleh berhenti pada penutupan kegiatan saja, tetapi harus ada proses hukum yang dilakukan karena hiburan tersebut telah bertentangan dengan Undang-Undang Pornografi dan Undang-Undang Perlindungan Anak," katanya.

"Kita harap hiburan-hiburan seperti ini tidak terjadi lagi di Indonesia demi kepentingan terbaik bagi anak," sambungnya.
 
Selain itu, Hery juga menegaskan bahwa Komnas Anak akan fokus menangani permasalahan izin keramaian terhadap kegiatan tersebut untuk melihat pelanggaran aturan keramaian yang terjadi.
 
"Mengingat Kabupaten Asahan merupakan Kabupaten Layak Anak, maka permasalahan ini dapat menjadi evaluasi dan menghambat peningkatan status Kabupaten Layak Anak tersebut," paparnya.

Ia juga mengatakan kasus ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk selalu memperhatikan hak-hak anak dan mencegah terjadinya eksploitasi terhadap anak-anak. 

Penting untuk memastikan bahwa anak-anak terhindar dari konten yang tidak pantas dan dilindungi dari segala bentuk bahaya.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close