Tulungagung Pantau Kenaikan Harga Sembako untuk Kendalikan Inflasi

Tulungagung Pantau Kenaikan Harga Sembako untuk Kendalikan Inflasi

Nusantaratv.com - 06 Desember 2022

Petugas melayani pembelian minyak goreng murah dalam operasi pasar minyak goreng dan gula pasir di Wonodadi, Blitar, Jawa Timur, Kamis (10/2/2022). (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)
Petugas melayani pembelian minyak goreng murah dalam operasi pasar minyak goreng dan gula pasir di Wonodadi, Blitar, Jawa Timur, Kamis (10/2/2022). (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

Penulis: Alber Laia

Nusantaratv.com - Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur terus memantau pergerakan harga-harga kebutuhan pokok (sembako) jelang perayaan Natal dan Tahun Baru dengan tujuan untuk mengendalikan inflasi ekonomi daerah.

Hal itu ditegaskan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, Senin saat diminta menanggapi tren kenaikan harga sembako di wilayah yang dipimpinnya hingga 2023 tersebut.

"Ya, kami tetap meminta ada pengawasan dan antisipasi terhadap adanya lonjakan harga barang kebutuhan pokok masyarakat," kata Maryoto Birowo kepada awak media di Tulungagung.

Untuk itu, ia meminta agar jajarannya terus memantau perkembangan harga-harga kebutuhan pokok di pasaran.

Pemantauan bahkan tidak hanya dilakukan jelang puncak libur akhir tahun, namun terus-menerus dari bulan ke bulan, dari tahun ke tahun, katanya.

"(Setiap kenaikan) harus dievaluasi satu-satu. Kalau ada lonjakan harga barang pokok, itu yang harus diwaspadai," katanya.

Ia mencontohkan harga cabe dan telur yang harganya terlalu tinggi. Pada situasi ini, permasalahan yang timbul harus segera diatasi.

Selain harga, pihaknya juga memastikan stok barang kebutuhan pokok juga aman.

Sebab sebentar lagi akan datang Natal dan Tahun Baru. Pada kedua momen itu biasanya sejumlah harga kebutuhan barang pokok merangkak naik.

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan itu, pihaknya akan menggalakkan penanaman lahan produktif dengan sistem intensifikasi, ekstensifikasi dan diversifikasi.

"Kalau persediaan beras bagus, stok Tulungagung aman sampai enam bulan ke depan," katanya. (Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close