TP PKK Gowa Segera Membentuk PKK Remaja Setiap Kecamatan

TP PKK Gowa Segera Membentuk PKK Remaja Setiap Kecamatan

Nusantaratv.com - 05 Januari 2023

Ketua TP PKK Kabupaten Gowa Priska Paramita pada Rapat Koordinasi awal tahun 2023 bersama Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Gowa di Rumah Jabatan Bupati Gowa, Rabu (4/1/2022). ANTARA Foto/HO-Humas Pemkab Gowa
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa Priska Paramita pada Rapat Koordinasi awal tahun 2023 bersama Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Gowa di Rumah Jabatan Bupati Gowa, Rabu (4/1/2022). ANTARA Foto/HO-Humas Pemkab Gowa

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa di Provinsi Sulawesi Selatan segera membentuk PKK Remaja di setiap Kecamatan yang menjadi program nasional yang setiap kabupaten/kota di tahun 2023.

Pembentukan PKK Remaja kemudian dibahas pada Rapat Koordinasi awal tahun 2023 bersama Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Gowa di Rumah Jabatan Bupati Gowa, Kamis.

Ini sebagai tindak lanjut hasil diskusi Pokja III TP PKK seluruh Indonesia pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKK 2022.

Ketua TP PKK Kabupaten Gowa Priska Paramita menuturkan tujuan dari pembentukan PKK Remaja untuk menginspirasi kalangan remaja di lingkungan tempat tinggal dan lingkungan sekolah sebagai role model remaja kreatif, inovatif dan edukatif.

"PKK Remaja ini bisa mensosialisasikan Program Kerja PKK pada kalangan remaja, harus mengerti terkait 10 program pokok PKK dan untuk merekrut PKK Remaja ini mereka harus menjalani beberapa seleksi," urainya.

Saat ini di Sulawesi Selatan sudah ada beberapa kabupaten yang telah mulai membentuk PKK Remaja, meskipun belum terlalu masif. Hanya sebagai percontohan di salah satu kecamatannya.

"Memang di Sulsel sudah ada, dan mereka merekrut remaja-remaja yang memiliki semangat dan suka bereksperimen," katanya.

Sementara itu Sekretaris TP PKK Kabupaten Gowa Adriana Djamaluddin menjelaskan persyaratan bagi PKK Remaja yakni berada pada rentang usia 10 hingga 24 tahun dan masih berstatus sekolah (siswa dan atau mahasiswa), belum menikah, dan jenis kelamin laki-laki dan perempuan.

"Paling penting remaja bersangkutan bisa berkomunikasi dengan baik yakni bahasa Indonesia karena mereka nanti akan pandai bercakap, bersosialisasi di masyarakat," ujar Andriana.

Tak kalah penting, remaja yang mendaftarkan diri harus mendapat rekomendasi dari sekolah asal dan mendapat izin dari orang tua/wali.

Dalam Rakor PKK ini juga, TP PKK Kabupaten Gowa membahas terkait Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK yang merupakan proses pengumpulan data secara sistematis sehingga menghasilkan suatu informasi sebagai dasar dalam proses pengambilan keputusan.

"Tujuan dari SIM PKM ini memberi data dan informasi tentang 10 program pokok PKK secara cepat, tepat, akurat dan menyeluruh dan berjenjang," katanya.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close