Tim SAR Brimob Bone Diterjunkan Cari Korban Tenggelam di Sungai Lajua

Tim SAR Brimob Bone Diterjunkan Cari Korban Tenggelam di Sungai Lajua

Nusantaratv.com - 05 Desember 2022

SAR Brimob Batalyon C Bone mencari korban tenggelam di Sungai Lajua, Kecamatan Kajuara, Bone, Senin (5/12/2022). ANTARA/HO-Brimob Bone
SAR Brimob Batalyon C Bone mencari korban tenggelam di Sungai Lajua, Kecamatan Kajuara, Bone, Senin (5/12/2022). ANTARA/HO-Brimob Bone

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Tim Pencari dan Penyelamat (SAR) Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sulsel diterjunkan untuk membantu pencarian korban tenggelam di Sungai Lajua, Dusun Bempesu, Desa Kalero, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone.

Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan dikonfirmasi dari Makassar, Senin, mengatakan anak buahnya dari regu SAR diterjunkan setelah adanya informasi seorang anak tenggelam di Sungai Lajua.

"Begitu informasi kami terima bahwa ada anak kecil yang tenggelam, saya langsung terjunkan tim SAR kita untuk segera mencari korban," ujarnya.

Ia mengatakan korban tenggelam adalah seorang bocah berusia tujuh tahun bernama Imam Rul Yawan. Imam dilaporkan hanyut sehari sebelumnya, Minggu (4/12) sore, akibat terseret arus sungai.

Tim SAR yang ikut melakukan pencarian bersama Pos Basarnas Bone, BPBD, Satpol PP Bone, Polsek, Koramil Kajuara dan potensi SAR lainnya serta dibantu oleh warga sekitar.

Ichsan mengatakan korban saat terseret arus sungai sedang melintasi Jembatan Pelimpas bersama dengan kakeknya, Puang Ilu bin Bakri (70). Saat kejadian, cuaca hujan lebat dan arus sungai juga cukup deras.

"Saat melintasi Jembatan Pelimpas, arus sungai yang deras sudah menggenangi jembatan dan tiba-tiba saksi bersama korban terseret jatuh di sungai," tuturnya.

Ia menambahkan ketika korban terjatuh, Puang Ilu berhasil meraih batang pohon di pinggir sungai untuk menyelamatkan diri, sedangkan cucunya tidak sempat diraih karena sudah terseret arus sungai.

"Kakeknya ini berhasil naik ke pinggiran sungai, baru diketahui bahwa cucunya sudah tidak ada saat sudah naik," ucapnya.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close