Saksi: Kepala Desa Pangkalan Turut Jadi Korban Longsor di Serasan

Saksi: Kepala Desa Pangkalan Turut Jadi Korban Longsor di Serasan

Nusantaratv.com - 09 Maret 2023

Kondisi longsor di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepri, Rabu (8/3/2023) (FOTO ANTARA/Cherman)
Kondisi longsor di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepri, Rabu (8/3/2023) (FOTO ANTARA/Cherman)

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Kepala Desa (Kdes) Pangkalan, Wawan Setiawan turut menjadi korban musibah tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), kata kesaksian salah satu korban selamat.

Ia menjadi korban tertimbun longsoran tanah saat memimpin kegiatan gotong royong pembersihan jalan akibat lumpur menutupi jalan karena curah hujan tinggi.

"Pak kades waktu itu sama yang seperti warga lain, yakni lagi membersihkan di tengah, kami di ujung sini," kata Rodi, salah satu korban tanah longsor yang selamat di Serasan, Natuna, Kamis.

Ia menceritakan sebelum kejadian tanah longsor pada Senin (6/3) ia sempat melihat Kades Wawan Setiawan bersama warga lainnya membersihkan parit tepat di tengah longsoran.

"Saya beruntung saat kejadian berada di sisi kanan, kejadiannya sangat cepat hanya beberapa detik dengan suara gemuruh langsung menghantam warga saat gotong royong," kata Rodi.

Ia juga menceritakan upaya menyelamatkan diri dengan cara berlari menghindari material longsor mengarah ke dirinya.

"Tuhan masih menyelamatkan saya dan orang tua saya, lumpur itu sudah sampai di kaki, hampir tidak bisa bergerak tiba tiba lumpurnya berhenti," katanya.

Tidak hanya dirinya, ayah Rodi juga selamat berkat pertolongan Rodi sebelum longsor susulan datang menghantam kediaman orang tuanya.

"Sampai hari ini saya tidak habis pikir, bisa saya berlari di atas lumpur mendekat rumah ayah saya dan sempat menariknya lalu datang longsor susulan. Lambat sedikit saja mungkin ayah saya juga turut jadi korban," katanya.

Sementara ibunya yang tidak diketahui keberadaannya saat itu menjadi korban hilang bersama puluhan warga lainnya, demikian Rodi.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close