Nusantaratv.com - Rusia menembakkan sebanyak 84 rudal ke beberapa kota di Ukraina. Sebanyak 14 orang tewas dan 97 terluka akibat serangan.
Serangan melumpuhkan listrik di wilayah Kyiv, Lviv, Sumy, Ternopil, dan Khmelnytsky. Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menyampaikan Rusia menembakkan 84 rudal dan serangan udara.
Ukraina menyebut telah mencegat 56 rudal dan drone. Militer Ukraina mengatakan serangan Rusia itu berdampak pada 20 permukiman, mengutip CNN.
Sebelumnya, ledakan terjadi di Jembatan Kerch di wilayah Crimea yang dicaplok Rusia. Pihak Rusia menuding Ukraina berada di balik ledakan itu dan membalas dengan hujan rudal ke Ukraina.
Rangkaian tangki bahan bakar dilaporkan mengalami kebakaran hebat di jembatan Kerch di wilayah Crimea yang dicaplok Rusia dari Ukraina tahun 2014. Kebakaran itu disebut memicu sebuah ledakan pada Sabtu (8/10/2022) waktu setempat.
Insiden ini terjadi saat lalu lintas ditangguhkan di jembatan yang terdiri atas jalanan dan rel kereta tersebut. Jembatan yang dibuka tahun 2018 itu dibangun untuk menghubungkan wilayah Crimea dengan jaringan transportasi daratan utama Rusia, mengutip Reuters.
"Sebuah tangki bahan bakar terbakar pada salah satu bagian jembatan Crimea," sebut kantor berita Rusia, RIA, dalam laporannya dengan mengutip seorang pejabat setempat.
Pejabat itu tidak menyebutkan lebih lanjut dugaan penyebab kebakaran.
Laporan media lokal Ukraina secara terpisah menyebut sebuah ledakan terjadi di jembatan tersebut sekitar pukul 06.00 waktu setempat.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh