"Rawit" Tampung Harapan Warga Untuk Kemajuan Surabaya

"Rawit" Tampung Harapan Warga Untuk Kemajuan Surabaya

Nusantaratv.com - 29 Desember 2022

Ketua Wadah Kemasyarakatan Ruang Wong Alit (Rawit) Kartuji saat menemui warga di Surabaya, Rabu (28/12/2022). (ANTARA/HO-Rawit)
Ketua Wadah Kemasyarakatan Ruang Wong Alit (Rawit) Kartuji saat menemui warga di Surabaya, Rabu (28/12/2022). (ANTARA/HO-Rawit)

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Wadah Kemasyarakatan Ruang Wong Alit (Rawit) menampung sejumlah aspirasi atau harapan warga yang menghendaki agar Wali Kota Surabaya melakukan beberapa hal untuk kemajuan Kota Pahlawan.

"Rawit membuat kuis secara daring. Dari kuis itu warga yang menghendaki wali kota melakukan beberapa hal untuk kemajuan Surabaya," kata Ketua Rawit, Kartuji dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Kamis.

Kartuji mengatakan ada lima pendapat atau jawaban terbaik dari warga Surabaya dalam kuis ala @ruangwongalit dengan tema pertanyaan "Hal apa yang akan dilakukan jika menjadi Wali Kota Surabaya?".

Salah satunya pendapat dari Sundari, warga Tenggumung, Semampir. Sundari mengatakan jika menjadi wali kota, dia menginginkan ada perubahan, perbaikan di segala sektor, di antaranya sektor pariwisata, dengan cara dipercantik dan diperbanyak lokasinya serta bekerja sama dengan UMKM yang  dagangannya khusus ciri khas Kota Surabaya.

Selain itu, bisa menarik banyak wisatawan yang datang ke Kota Surabaya, berkembangnya sektor pariwisata bisa membantu UMKM, pemasukan kas daerah bisa lebih baik dari sektor pariwisata, mengurangi angka pengangguran. Syukur dengan perkembangan Kota Surabaya yang luar biasa bisa menginspirasi banyak kota lainnya.

Begitu juga dengan opini Suprapti, warga Bronggalan, Tambaksari. Ia menekankan kesejahteraan anak-anak sekolah terlebih dahulu, karena banyak anak yang masih belum bisa merasakan sekolah. Selain itu, juga memberi bantuan langsung kepada para janda, karena kerap kali bantuan itu salah sasaran.

Pendapat selanjutnya dari Susanti, warga Bronggalan, Tambaksari. Susanti mengatakan jika menjadi wali kota, akan menjalankannya dengan cara kerja santai tapi serius. Hal ini dilakukan agar para pegawai tidak melulu bekerja dalam tekanan.

"Boleh bercanda, tapi tetap dalam batasan norma-norma yang ada. Biar tidak gampang stres. Tegas boleh, tapi tidak harus marah-marah dan berteriak-teriak di depan umum. Karena, banyak juga pegawai yang usianya di atas atau lebih tua dari kita," kata Susanti dalam opininya.

Sedangkan Khalimatus, warga Tenggumung, Semampir mengaku jika jadi wali kota akan turun langsung ke warga mendatangi satu per satu untuk menanyakan kendala apa saja yang menjadi beban berat untuk keluar dari masalah yang sering dijumpai, salah satunya jeratan hutang riba atau rentenir.

"Semoga apa yang menjadi keinginan warga tersebut menjadi kenyataan. Aspirasi ini selanjutnya akan disampaikan ke Partai Golkar yang memiliki perwakilan di DPRD Surabaya. Harapan kami bisa disampaikan ke wali kota saat ini," kata Kartuji.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close