Program BPBL Kementerian ESDM Tingkatkan Produktivitas Warga Kobar

Program BPBL Kementerian ESDM Tingkatkan Produktivitas Warga Kobar

Nusantaratv.com - 26 Desember 2022

Dokumentasi. Budianto saat memperhatikan cara pengisian token listrik untuk pertama kali dirumahnya. ANTARA/M Husein Asy'ari
Dokumentasi. Budianto saat memperhatikan cara pengisian token listrik untuk pertama kali dirumahnya. ANTARA/M Husein Asy'ari

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) gratis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mampu meningkatkan produktivitas penerima program termasuk bagi warga di Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah.

"Listrik merupakan kebutuhan dasar, karena dari listrik sangat berdampak pada sektor ekonomi, pendidikan, dan kemajuan suatu daerah. Program Kementerian ESDM ini sangat berdampak bagi warga kurang mampu," kata anggota DPR RI Komisi VII Dapil Kalteng, Mukhtarudin di Pangkalan Bun, Senin.

Dia mengatakan, BPBL merupakan upaya pemerintah dalam rangka mewujudkan energi berkeadilan dan pemerataan kepada masyarakat dalam mendapatkan listrik hingga ke daerah-daerah pelosok dan tertinggal.

DPR RI juga terus berupaya mendukung pemerintah untuk kebutuhan listrik masyarakat melalui program ini, dengan harapan masyarakat bisa merasakan pemerataan listrik yang akan berdampak kepada masyarakat yang lebih produktif, dan mandiri.

"Untuk Kalimantan Tengah sendiri, sebanyak 3.281 rumah tangga menerima bantuan dari program BPBL, dan tentu kami berharap pada 2023 nanti program ini akan terus berlanjut dengan penerima yang lebih banyak lagi," kata Mukhtarudin.

Sementara itu, salah satu penerima program BPBL asal Kabupaten Kotawaringin Barat, Budianto (50) mengatakan, program Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menjadi berkah tersendiri bagi keluarganya.

"Sebelumnya, kami lima tahun terakhir ikut menyambungkan listrik ke rumah tetangga dengan membayar Rp100 ribu per bulan. Melalui program ini kami cukup membayar Rp50 ribu per bulan untuk membeli token listrik," katanya.

Pria pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas di perkebunan sawit itu menambahkan, melalui BPBL, keluarganya juga semakin menikmati kemandirian penggunaan listrik.

"Kami juga berupaya memanfaatkan keberadaan listrik di rumah untuk meningkatkan produktivitas sehingga nantinya juga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga," kata Budi.

Kabupaten Kotawaringin Barat pada 2022 tercatat sebanyak 339 rumah tangga menerima bantuan sambungan listrik gratis dari pemerintah melalui Kementerian ESDM tersebut.

Sementara untuk seluruh wilayah Kalteng, sebanyak 3.281 rumah tangga menjadi sasaran program BPBL selama tahun 2022.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close