Prabowo Subianto Dijadwalkan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, 7.000 Buruh Diperkirakan Hadir

Prabowo Subianto Dijadwalkan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, 7.000 Buruh Diperkirakan Hadir

Nusantaratv.com - 16 Mei 2026

Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat Peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). (Foto: ANTARA/Prisca Triferna)
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat Peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). (Foto: ANTARA/Prisca Triferna)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Museum Marsinah dan Rumah Singgah yang berlokasi di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk dipastikan akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu, 16 Junin 2026 pagi.

Sekitar 7.000 buruh dari berbagai daerah disebut akan turut hadir dalam agenda tersebut. Hal ini disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, saat meninjau kesiapan lokasi peresmian di Nganjuk pada Jumat, 15 Mei 2026.

"Ada sekitar tujuh ribu kawan-kawan buruh yang akan datang ke sini. Baik dari Surabaya, Nganjuk sendiri, Mojokerto, Jombang dan lain-lain. Presiden buruh di Indonesia hadir lengkap di sini. Besok juga akan hadir tokoh buruh dunia," ungkap Andi Gani.

Para buruh juga disebut akan menyambut kedatangan Presiden Prabowo mulai dari titik pendaratan di Stadion Anjuk Ladang hingga sepanjang jalur yang dilalui menuju Desa Nglundo. Bahkan, akan dilakukan long march sebagai bentuk penyambutan.

Presiden Prabowo dijadwalkan tiba di Nganjuk sekitar pukul 08.45 WIB, sementara peresmian Museum Marsinah akan dilakukan pada pukul 09.00 WIB.

"Setelah peresmian, kami akan mengajak Bapak Presiden masuk ke museum. Di mana di dalamnya terdapat perjalanan Ibu Marsinah selama hidup hingga wafat," tambahnya.

Bersamaan dengan peresmian museum, rumah singgah di area belakang kompleks juga akan resmi dibuka untuk umum. Fasilitas tersebut dapat digunakan buruh setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.

"Rumah singgah yang kami buat untuk para peziarah yang tidak mendapatkan penginapan. Digratiskan, tapi maksimal hanya satu malam, agar tidak menjadi tempat tinggal," jelasnya.

Marsinah. (Foto: Istimewa)

Andi Gani Nena Wea menilai peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi kebanggaan tersendiri bagi kalangan buruh.

Dia menyebut museum tersebut sebagai simbol sejarah perjuangan buruh yang kini diresmikan oleh kepala negara setelah Marsinah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

"Simbol sejarah perjuangan buruh, Ibu Masinah mendapatkan gelar terhormat, pahlawan nasional, dan akhirnya museum yang akan menjadi pengingat sejarah akan diresmikan oleh presiden. Ini merupakan sebuah hal yang sangat luar biasa," tukasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close