Perusahaan IUP diminta Penuhi Kebutuhan Batu Bara di Bengkulu

Perusahaan IUP diminta Penuhi Kebutuhan Batu Bara di Bengkulu

Nusantaratv.com - 12 Januari 2023

Pemerintah Provinsi Bengkulu saat berada di PT Tenaga Listrik Bengkulu. ANTARA/Anggi Mayasari
Pemerintah Provinsi Bengkulu saat berada di PT Tenaga Listrik Bengkulu. ANTARA/Anggi Mayasari

Penulis: Alber Laia

Nusantaratv.com - Pemerintah Provinsi Bengkulu meminta seluruh perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Bengkulu dapat menyediakan batu bara untuk memenuhi kebutuhan operasional PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB) Pulau Baai.

Permintaan tersebut diutarakan guna meminimalisir kerusakan jalan akibat banyaknya kendaraan pengangkut batu bara dari luar wilayah Provinsi Bengkulu.

"Ketika kebutuhan batu bara mampu dipenuhi dari dalam daerah sehingga dapat meminimalisir kerusakan jalan yang ada di Provinsi Bengkulu," kata Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Fachriza Razie di Kota Bengkulu, Kamis.
 
Ia menyebutkan bahwa kebutuhan batu bara PT. TLB untuk operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) pada 2023 berkisar di angka 800.000 ton.
 
Saat ini, untuk memenuhi kebutuhan batu bara tersebut, PT. TLB mendatangkan batu bara dari luar daerah seperti Provinsi Jambi dan lainnya.
 
Ia pun memastikan terdapat delapan perusahaan yang memiliki IUP untuk memenuhi kebutuhan batu bara operasional PT. TLB tersebut.
 
"Hanya saja masih ada pemegang IUP yang belum menyuplai, sehingga harus didatangkan dari luar dan dalam masalah ini kita berharap PT. TLB aktif berkomunikasi," ujarnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu Mulyani mengatakan bahwa dua dari delapan perusahaan yang memiliki IUP telah memenuhi kebutuhan batu bara ke PT. TLB.
 
Padahal berdasarkan surat dari Kementerian ESDM, delapan perusahaan IUP batu bara tersebut wajib menyuplai kebutuhan PT. TLB.
 
"Ke depan delapan pemegang IUP itu bakal kita undang untuk membahas dan langkah ini merupakan salah satu upaya kita menindaklanjuti surat dari Kementerian ESDM itu. Jika enam pemegang IUP tetap tidak menyuplai, maka kita laporkan ke Kementerian ESDM melalui Dirjen Minerba sebab bagaimanapun ini kewenangan pusat," sebutnya.
 
Mulyani memastikan rata-rata perusahaan pemegang IUP di Provinsi Bengkulu memproduksi batu bara sebanyak 1 juta 50 ton sehingga dapat memenuhi kebutuhan batu bara PT. TLB.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close