Pemprov Sumsel Dorong Kabupaten/kota Kembangkan Kampung KB Setiap Desa

Pemprov Sumsel Dorong Kabupaten/kota Kembangkan Kampung KB Setiap Desa

Nusantaratv.com - 21 Desember 2022

Wagub Sumsel Mawardi Yahya. (ANTARA/Yudi Abdullah/22)
Wagub Sumsel Mawardi Yahya. (ANTARA/Yudi Abdullah/22)

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendorong 17 Pemerintah Kabupaten dan Kota dalam provinsi setempat mengembangkan kampung keluarga berencana (Kampung KB) di setiap desa dan kelurahan.

Keberadaan Kampung KB sangat diperlukan, selain untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk juga berfungsi untuk mencegah kasus kekerdilan atau gangguan tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi kronis (stunting), kata Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya di Palembang, Rabu.

Dia menjelaskan, melalui Kampung KB dapat memudahkan kegiatan sosialisasi, pembinaan, dan pelayanan KB.

Kemudian penguatan dan sinkronisasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam upaya menyukseskan percepatan penurunan stunting.

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) se-Sumsel dapat mengembangkan Kampung KB berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang percepatan penurunan stunting, kata Wagub Mawardi.

Sementara sebelumnya Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda menjelaskan bahwa sekarang ini baru ada Kampung KB di setiap kecamatan, sementara di kelurahan belum semuanya.

Untuk mempercepat terwujudnya Kampung KB paling tidak satu di setiap kelurahan, didorong partisipasi warga membangunnya secara swadaya.

"Untuk mewujudkan Kampung KB di setiap kelurahan, kami akan melanjutkan pembangunannya secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dan mendorong masyarakat berpartisipasi membentuknya secara swadaya," ujarnya.

Kampung KB yang tersebar di 18 wilayah kecamatan akan terus ditingkatkan jumlahnya hingga sesuai dengan keseluruhan kelurahan di Ibu kota Provinsi Sumatera Selatan itu yang mencapai 107 kelurahan.

"Kampung KB perlu terus dikembangkan untuk memaksimalkan kegiatan pengendalian laju pertumbuhan penduduk, menciptakan keluarga kecil bahagia dan sejahtera serta pengentasan kasus stunting," ujar Wawako Fitrianti.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close