Pemkot Jayapura Imbau Warga Waspada Antisipasi Gempa Susulan

Pemkot Jayapura Imbau Warga Waspada Antisipasi Gempa Susulan

Nusantaratv.com - 02 Januari 2023

Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey meninjau salah satu hotel yang rusak akibat gempa, Senin (2/1/2023). ANTARA/HO-Humas Pemkot Jayapura
Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey meninjau salah satu hotel yang rusak akibat gempa, Senin (2/1/2023). ANTARA/HO-Humas Pemkot Jayapura

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Pemerintah Kota Jayapura, Papua mengimbau masyarakat di wilayah itu tetap waspada antisipasi gempa susulan yang berpusat pada 2.58 LS-140.67 BT atau 13 kilometer Timur Laut Kota Jayapura pukul 03.24 WIT dengan magnitudo 4,9.

"Selain itu juga kami harap masyarakat bisa mengamankan fasilitas yang bisa menimbulkan bencana kebakaran akibat gempa," kata Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey setelah meninjau fasilitas umum yang rusak pasca gempa di Jayapura, Senin.

Menurut Pekey, berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga pukul 15.00 WIT terjadi gempa susulan sebanyak 64 kali yang mengakibatkan beberapa gedung seperti pusat perbelanjaan (Mall Jayapura), restoran, perhotelan dan rumah sakit mengalami kerusakan.

"Sehingga kami telah meminta khusus kepada manajemen dari Mall Jayapura melakukan kajian teknis kembali guna memastikan kelayakan gedung tersebut," ujarnya.

Dia menjelaskan, secara keseluruhan tidak ada korban jiwa dan kerusakan yang berat akibat gempa yang terjadi sehingga diharapkan agar semua masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap gempa susulan.

"Apakah dalam skala yang besar maupun skala yang kecil karena gempa kapan saja akan terjadi," ujarnya.

Dia menambahkan pasca terjadinya gempa ada informasi yang beredar akan terjadi tsunami sehingga pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan berita bohong.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura Asep Khalid mengatakan agar seluruh masyarakat setempat dapat memantau perkembangan terkiat kebencanaan melalui media sosial.

"Namun harus memastikan kembali bahwa informasi yang didapat benar berasal dari BMKG atau BPBD Kota Jayapura dan BPBD Provinsi Papua," katanya.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close