Pemkot Jakbar Turunkan Petugas ke Kelurahan Cegah Rabies

Pemkot Jakbar Turunkan Petugas ke Kelurahan Cegah Rabies

Nusantaratv.com - 10 Juli 2023

Vaksinasi rabies oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat di Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (6/5/2023).  ANTARA/Risky Syukur
Vaksinasi rabies oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat di Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (6/5/2023). ANTARA/Risky Syukur

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menurunkan sejumlah petugas secara periodik ke kantor kelurahan di daerah itu untuk mencegah rabies melalui vaksinasi terhadap hewan penular rabies (HPR).

"Jadi, biasanya petugas kami akan 'stay' (tinggal) di kantor kelurahan untuk menunggu masyarakat datang membawa hewan peliharaan mereka yang akan disuntik rabies," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Barat, Novy Palit saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan, untuk sekali jadwal vaksin, pihaknya biasanya menurunkan empat orang petugas.

"Ini wujud kerja sama kami dengan kelurahan atau RT/RW terkait," katanya.

Ia mengatakan, upaya itu dalam rangka mempertahankan DKI Jakarta sebagai kota bebas rabies.

"Untuk target vaksinasi HPR 2023 ini sebanyak 8.967 hewan penular rabies (HPR). Vaksinasinya terus hingga akhir tahun dengan menyasar HPR peliharaan warga," katanya. 

Ia juga menegaskan bahwa vaksinasi dilakukan gratis dan pihaknya optimis sampai akhir tahun target akan tercapai.

"Dengan rutin dilakukan vaksinasi rabies, DKI Jakarta akan tetap bebas dari rabies," katanya.

Ia menambahkan, selama Januari hingga Juni 2023, pihaknya telah memvaksinasi 3.118 HPR.

Rincian dari 3.118 HPR tersebut, lanjut dia, kucing 2.459 ekor, anjing 622 ekor, kera 24 ekor dan musang 13 ekor.

Novy juga mengimbau warga Jakarta Barat agar selalu memantau Instagram @sudin_kpkpjb atau ke kantor kecamatan masing-masing untuk memantau jadwal vaksin Sudin KPKP Jakarta Barat.

Sebelumnya, Dokter Unit Kerja Koordinasi (UKK) Penyakit Infeksi Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Novie Rampengan, mengatakan virus rabies dapat menjadi sangat mematikan jika sudah muncul gejala pada manusia.

"Tingkat kematian pada manusia saat gejala muncul nyaris 100 persen," kata Novie.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close