Nusantaratv.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menyiapkan hunian sementara (huntara) bagi warga Kampung Nyalindung, yang alami bencana pergerakan tanah.
"Dari hasil koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), warga yang terdampak pergerakan tanah di Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu segera direlokasi ke huntara," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman di Sukabumi, Senin, (2/1).
Ade mengatakan, huntara yang ditempati warga lokasinya tidak jauh dari permukiman dan lokasinya ditempat yang aman. Pemerintah juga memperhatikan dan membantu ketersediaanpangan dan juga menyiapkan relawan tenaga kesehatan dan pendidikan.
Lebih lanjut Ade mengatakan bahwa pelaksanaan relokasi ini menjadi prioritas utama dan dipercepat, mengingat kondisi pergerakan tanah sudah semakin meluas. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi jatuhnya korban jiwa.
Pihaknya juga sudah menginstruksikan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi untuk menghitung nilai atau anggaran yang dibutuhkan untuk memfasilitasi huntara dan lainnya, seperti pendidikan dan kesehatan
Pemkab Sukabumi memandang penting untuk memperpanjang masa transisi darurat serta berusaha memfasilitasi kebutuhan masyarakat. "Mudah mudahan situasi dan kondisinya segera pulih," kata Ade.
Sementara itu, Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Wawan Godawan menambahkan terkait masalah percepatan penanganan relokasi, BPBD mengacu pada hasil kajian geologi untuk menentukan titik lokasi aman.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh