Nusantaratv.com - Pemerintah Kabupaten Malang melakukan langkah optimalisasi layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terintegrasi dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan esensial anak di wilayah tersebut.
Bupati Malang M Sanusi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu, mengatakan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan strategi nasional PAUD Holistik Integratif (HI) yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2013.
"Pada dasarnya, penyediaan layanan bagi anak usia dini diselenggarakan secara terintegrasi dan selaras antarlembaga dan layanan melalui semua unsur terkait," kata Sanusi.
Sanusi menjelaskan dalam menjalankan tugas PAUD-HI memiliki peran sebagai panutan, pembimbing, pengasuh sekaligus fasilitator bagi anak usia dini. Oleh karena itu, layanan PAUD diharapkan berjalan optimal pada lembaga pemerintah maupun sektor swasta di wilayah itu.
Menurutnya, keberadaan PAUD-HI sendiri diketahui merupakan upaya pengembangan pada anak usia dini yang dilakukan demi memenuhi kebutuhan mendasar anak, termasuk di wilayah Kabupaten Malang.
"Saya berharap agar layanan PAUD yang sudah berjalan pada lembaga pemerintah maupun swasta di wilayah Kabupaten Malang, dapat terlaksana dan terselenggara dengan optimal," katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Malang juga memberikan dukungan penuh melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Lintas Sektor dalam rangka Penguatan Implementasi Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif.
Menurutnya, tanggung jawab untuk pemenuhan kebutuhan anak tidak hanya terhenti sampai aspek akademik saja, melainkan juga pada aspek kesehatan dengan penguatan langkah edukasi kepada wali murid maupun anak didik itu sendiri.
"Penguatan edukasi itu terkait dengan pola hidup sehat serta konsumsi makanan yang mengandung nutrisi sesuai dengan kebutuhan tubuh maupun gizi yang seimbang," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bunda PAUD Kabupaten Malang Anis Zaidah Sanusi menambahkan kebutuhan esensial anak usia dini itu meliputi kesehatan dan gizi, rangsangan pendidikan, pembinaan moral-emosional dan pengasuhan.
"Dengan adanya kebutuhan esensial anak tersebut, diharapkan sang anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai kelompok umur," ujarnya.
Ia menambahkan, melalui keberadaan PAUD yang diperkuat dengan layanan terhadap kebutuhan esensial anak maka diharapkan mampu menjadi wadah untuk melahirkan anak generasi unggul.
Menurutnya, layanan terhadap anak usia dini tidak hanya terbatas dari sisi pendidikan yang diberikan melalui Layanan PAUD dan dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan saja. Namun juga perlu adanya pemenuhan Layanan Esensial Anak Usia Dini.
"Pemenuhan layanan tersebut tidak mungkin dapat dipenuhi oleh satu atau dua pihak saja, tapi perlu adanya kolaborasi dan kerja sama lintas sektor pemangku kepentingan," katanya.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh