Nusantaratv.com - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat melakukan perbaikan ruas jalan kabupaten yang rusak akibat luapan air sungai.
"Ruas jalan ini seperti di perbatasan Kelurahan Tampang Tumbang Anjir dan Desa Tanjung Riu di Kecamatan Kurun," kata Kepala DPU Gunung Mas Baryen di Kuala Kurun, Jumat.
Dia mengatakan selain ruas jalan yang rusak, sebagian box culvert juga tidak berfungsi akibat terisi pasir. Dampaknya, aliran air yang seharusnya mengalir lewat saluran itu meluber ke badan jalan.
Baryen mengatakan sebelumnya Dinas PU Gunung Mas sudah melakukan penanganan terhadap jalan rusak di perbatasan Tampang Tumbang Anjir-Tanjung Riu pada Desember 2022. Namun karena aliran air masih tidak terkendali, jalan tersebut kembali rusak.
Awal pekan lalu, dia bersama tim juga telah melihat langsung kondisi di lapangan. Saat ini pihaknya masih fokus pada pemetaan terhadap lingkungan sekitar, guna mencari solusi permanen.
"Beberapa hari ke depan akan dilakukan upaya (penanganan darurat) agar jalan tersebut fungsional dan aman dilewati. Tapi tidak selesai di situ saja, memang harus ada normalisasi saluran sungai di situ," kata Baryen.
Hanya saja, sambung dia, untuk melakukan normalisasi sungai tentu melibatkan sektor-sektor lain. Sebab ada banyak hal yang harus diperhatikan, seperti batas tanah warga, aktivitas warga di wilayah sekitar dan lainnya.
Ruas jalan yang rusak tersebut merupakan ruas jalan kabupaten. Biasanya masyarakat Desa Pilang Munduk, Tumbang Hakau, Tumbang Tariak, Tumbang Miwan, Tewang Pajangan, Tumbang Lampahung, dan Tanjung Riu menggunakan jalan tersebut jika ingin menuju Tampang Tumbang Anjir dan Kuala Kurun, atau sebaliknya.
Lurah Tampang Tumbang Anjir, Berjoaldi mengatakan jalan rusak tersebut masuk di wilayah Tampang Tumbang Anjir. Sedangkan sungai yang dimaksud adalah Sungai Hanjalutung.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh