Nusantaratv.com - Pemerintah Kabupaten Banyumas menghibahkan tanah seluas 2 hektare kepada Kepolisian Daerah Jawa Tengah untuk lokasi pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara yang rencananya akan dibangun oleh Kepolisian Resor Kota Banyumas pada tahun 2023.
Penandatanganan berita acara penyerahan hibah tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Banyumas Wahyu Budi Saptono dan Kepala Polda Jateng Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Luthfi di Mapolresta Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.
Dalam sambutannya, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan pada awalnya, Kepala Polresta Banyumas Komisaris Besar Polisi Edy Suranta Sitepu beserta tim melakukan survei lahan bakal lokasi RS Bhayangkara di daerah Gunung Tugel.
"Rumah sakit kok di Gunung Tugel, jauh banget. Setelah kami rundingkan bersama Pak Sekda, mungkin cocoknya di kota saja, dekat terminal," katanya.
Secara kebetulan, kata dia, Pemkab Banyumas memiliki lahan seluas 7 hektare di dekat Terminal Bus Bulupitu yang masuk wilayah Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan.
Jika dihibahkan seluas 2 hektare, kata dia, masih tersisa 5 hektare yang bisa digunakan oleh Pemkab Banyumas.
"Setelah Pak Kapolresta lihat, langsung cocok, dan memilih lokasi itu," jelasnya.
Bupati mengatakan jika RS Bhayangkara dibangun di lokasi tersebut, akses masyarakat menjadi sangat mudah karena dekat dengan terminal.
Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Banyumas yang telah menghibahkan tanah seluas 2 hektare untuk lokasi pembangunan RS Bhayangkara.
"Namanya Rumah Sakit Bhayangkara rebutan pak. Jadi mulai dari Brebes, Blora, Cilacap, Solo, bupatinya ingin buka rumah sakit, terakhir Banyumas," katanya.
Terkait dengan hal itu, Kapolda mengharapkan pembangunan RS Bhayangkara di Kabupaten Banyumas dapat segera direalisasikan. "Enggak perlu pakai lama," kata Irjen Luthfi.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh