Nusantaratv.com - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, memulai pembangunan fisik tahun anggaran 2023 dengan 11 paket senilai Rp21,4 miliar yang tersebar di 10 satuan organisasi perangkat daerah.
"Pelaksanaan pembangunan ditandai dengan kick off penandatanganan kontrak pengadaan barang/jasa secara serentak. Kita terbesar kedua setelah Pemprov Kalteng," kata Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor di Sampit, Kamis.
Penandatanganan kontrak pengadaan barang/jasa dilakukan serentak di Kalimantan Tengah dipimpin Wakil Gubernur Edy Pratowo dan diikuti seluruh kabupaten/kota secara virtual.
Sebanyak 11 paket yang dimulai kontraknya tersebut sebagian besar pekerjaan infrastruktur. Pengusaha hadir langsung menandatangani kontrak pekerjaan tersebut.
Halikinnor berharap pekerjaan fisik lainnya bisa segera dimulai. Tujuannya dengan dimulai lebih awal maka diharapkan penyelesaiannya bisa lebih cepat, sehingga ada waktu mengevaluasi jika ada yang perlu diperbaiki atau disempurnakan.
Salah satu Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang menandatangani pengadaan barang/jasa adalah Kecamatan Pulau Hanaut. Halikinnor mengaku salut karena kecamatan yang berada di pesisir ini malah lebih siap dibanding kecamatan lainnya.
Dia meminta SOPD yang belum mengadakan lelang pengadaan barang/jasa segera melaksanakan lelang. Dengan begitu pekerjaan bisa dimulai sehingga penyelesaiannya bisa tepat waktu dan tepat kualitas.
"Saya tidak ingin lagi melihat pekerjaan menumpuk di akhir tahun. Kita laksanakan lebih awal supaya semua selesai tepat waktu, kualitasnya juga harus jadi perhatian," katanya.
Halikinnor memberi perhatian serius terhadap proses pengadaan barang/jasa agar dilaksanakan lebih awal. Hal ini berkaca pada pelaksanaan tahun lalu, beberapa pekerjaan menumpuk di akhir tahun sehingga dikhawatirkan berpengaruh kurang baik terhadap kualitas.
Dia berharap pembangunan tahun ini bisa lebih baik dibanding tahun lalu. Untuk itu pelaksanaannya diharapkan dimulai lebih awal dan pengawasannya juga harus dilakukan dengan baik agar tidak sampai terjadi penyimpangan.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh