Nusantaratv.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung calon penerima bantuan program bedah rumah di Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat.
Dalam peninjauan pada Sabtu (31/10/2026), Maruarar menemukan sejumlah rumah warga dalam kondisi memprihatinkan. Bahkan, beberapa di antaranya dinilai membahayakan keselamatan penghuninya.
Salah satu rumah berukuran 35 meter persegi menjadi perhatian. Rumah tersebut memiliki atap dan pondasi yang rapuh. Mirisnya, bangunan itu dihuni 13 orang dari tiga kepala keluarga.
Maruarar menegaskan, bantuan bedah rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diberikan secara gratis dan tidak dipungut biaya apa pun.
Pada 2026, pemerintah juga meningkatkan alokasi bantuan bedah rumah di DKI Jakarta menjadi 10.300 unit.
Baca Juga: NTV Updates: Polda Metro Siapkan Strategi Baru, Kampung Bahari Tak Boleh Kembali Jadi Sarang Narkoba
"Saya sangat bersyukur bahwa tim kami menemukan rumah yang sangat tepat sasaran untuk dibantu. Kenapa? Menurut saya sangat gawat sekali rumahnya dari segi temboknya sudah rapuh, atapnya, bawahnya, lantainya. Bahkan di atas itu tadi saya sampai ke atas itu menurut saya sangat berbahaya karena dia punya pondasi struktur menurut saya sangat tidak aman," ujar Maruarar dalam program "NTV Today" yang tayang di Nusantara TV, Minggu (1/11/2026).
Dalam pelaksanaannya, pemerintah turut melibatkan Polda Metro Jaya dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat penataan kawasan sekaligus mewujudkan lingkungan hunian yang lebih aman dan layak.
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto menyambut baik program tersebut. Menurutnya, pendekatan melalui perbaikan hunian dapat menjadi langkah preventif untuk membenahi kawasan yang selama ini dikenal rawan tindak kejahatan, khususnya peredaran narkoba.
"Melalui program ini, kita bisa masuk dengan sentuhan yang preventif. Sentuhan yang lebih fundamental, itu saya melihat seperti itu. Jadi ini luar biasa, Pak Menteri. Saya akan terus mendukung dan ikut Bapak masuk ke dalam tempat-tempat yang selama ini ditakuti menjadi sarang pelaku kejahatan terutama narkoba. Ya, tentu dengan program ini akan lebih mengena, Pak. Kita sering berkunjung sini," kata Dadang.
Melalui program bedah rumah ini, pemerintah berupaya memastikan masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan akses terhadap hunian yang aman dan layak.
Program tersebut sekaligus diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup serta memperbaiki kondisi lingkungan tempat tinggal warga.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh