Nasaruddin Umar: AI seperti Atom, Bisa Jadi Ancaman atau Energi Murah Bagi Peradaban

Nasaruddin Umar: AI seperti Atom, Bisa Jadi Ancaman atau Energi Murah Bagi Peradaban

Nusantaratv.com - 03 Januari 2026

Nasaruddin Umar (NTVNews.id/Adiansyah)
Nasaruddin Umar (NTVNews.id/Adiansyah)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengibaratkan AI (Artificial Intelligence) seperti atom. Teknologi ini bisa menjadi ancaman yang sangat berbahaya, namun di sisi lain juga mampu menjadi sumber energi paling murah dan bermanfaat jika digunakan dengan benar.

"AI itu kan seperti atom, bisa menjadi ancaman yang sangat berbahaya, tapi juga bisa menjadi sumber energi yang paling murah. Negara-negara besar itu kan menggunakan atom sebagai pembangkit tenaga listrik yang paling murah," katanya di kantor Kemenag Jakarta Pusat, Sabtu, 3 Januari 2026.

Ia menekankan bahwa AI adalah teknologi bermata dua, layaknya pisau. Tanpa manajemen dan etika penggunaan yang tepat, AI dapat menimbulkan dampak destruktif, termasuk krisis kemanusiaan baru.

Nasaruddin Umar juga mengungkapkan bahwa Kementerian Agama tengah menindaklanjuti Deklarasi Istiqlal dan Vatikan, yang salah satu fokusnya adalah menciptakan spiritual direction atau bimbingan spiritual dalam pengembangan teknologi informasi, khususnya AI.

Kementerian Agama, lanjut Nasaruddin, memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan arah dan panduan kepada umat serta seluruh warga bangsa agar pemanfaatan AI tidak berubah menjadi bumerang atau malapetaka.

Sebaliknya, AI harus dimanfaatkan sebagai energi penggerak kemajuan bangsa, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan daya saing Indonesia di tengah era global yang semakin kompetitif.

"Makanya itu kita ingin kembangkan AI ini dengan secara bijak ya. Bagaimana peranan Menteri Agama ini memberikan direction terhadap umat dan warga bangsa Indonesia agar tidak sampai menjadikan AI ini sebagai bumerang atau malapetaka," ungkapnya.

"Tetapi sebaliknya bagaimana memanfaatkan AI ini sebagai energi untuk mempercepat laju perkembangan bangsa kita dalam era kompetitif seperti sekarang ini," tutup Nasaruddin Umar.


 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close