Menteri Energi Saudi: Keputusan OPEC+ tidak dipolitisasi

Menteri Energi Saudi: Keputusan OPEC+ tidak dipolitisasi

Nusantaratv.com - 21 Februari 2023

Arsip - Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman Al-Saud berbicara pada konferensi Future Investment Initiative, di Riyadh, Arab Saudi, 25 Oktober 2022. ANTARA/REUTERS/Ahmed Yosri
Arsip - Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman Al-Saud berbicara pada konferensi Future Investment Initiative, di Riyadh, Arab Saudi, 25 Oktober 2022. ANTARA/REUTERS/Ahmed Yosri

Penulis: Alber Laia

Nusantaratv.com - Keputusan OPEC+ tidak dipolitisasi dan didasarkan pada fundamental pasar, Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman, Senin (20/2).

Ia menambahkan bahwa aliansi produsen minyak cukup fleksibel untuk menyesuaikan kebijakan sesuai dengan kebutuhan.

Pangeran Abdulaziz berbicara di sebuah forum media di Ibu Kota Riyadh tentang keputusan Oktober lalu untuk memangkas target produksi grup tersebut sebesar 2 juta barel per hari.

Kelompok yang terdiri atas Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, termasuk Rusia, menyetujui pemotongan hingga akhir 2023.

Pangeran Abdulaziz menegaskan kembali dalam sebuah wawancara dengan Energy Aspects minggu lalu bahwa keputusan itu dikunci (dipertahankan) untuk sisa tahun ini.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close