Menhut Raja Antoni Sampaikan Belasungkawa untuk Birute Galdikas

Menhut Raja Antoni Sampaikan Belasungkawa untuk Birute Galdikas

Nusantaratv.com - 26 Maret 2026

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai menjalankan ibadah salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (21/3/2026). ANTARA/Mecca Yumna/aa. (Antara)
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai menjalankan ibadah salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (21/3/2026). ANTARA/Mecca Yumna/aa. (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengenang Prof. Dr. Birute Mary Galdikas sebagai sosok yang berjasa besar dalam upaya konservasi orangutan di tingkat dunia.

“Atas nama Kementerian Kehutanan saya mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas kepergian Bu Birute. Indonesia kehilangan salah seorang putra terbaik yang bekerja keras dalam senyap selama puluhan tahun di pedalaman hutan Kalimantan Tengah untuk konservasi habitat orangutan,” kata Menhut di Jakarta, Rabu 25 Maret 2026.

Antropolog Birute Galdikas, salah satu peneliti orangutan terkemuka di dunia, dilaporkan meninggal pada usia 79 tahun. Menurut informasi dari putranya, Fred Galdikas menghembuskan napas terakhirnya di Los Angeles, Amerika Serikat.

Raja Antoni menekankan jasa besar Galdikas, salah satunya dalam pengembangan Taman Nasional Tanjung Puting.

“Bila hari ini Anda melihat Taman Nasional Tanjung Puting yang indah, terjaga dengan orangutan yang membuat Anda berdecak kagum, tanpa terlihat Anda akan temukan jejak kaki dan tangan seorang perempuan berhati keras, berkomitmen tinggi, selain rumah tua dari kayu yang beliau dirikan diawal tahun 70-an,” ujarnya.

Karena kecintaannya terhadap orangutan dan tanah Kalimantan, Birute Galdikas berpesan agar jenazahnya disemayamkan di Kalimantan Tengah.

“Bahkan Fred menyampaikan wasiat Bu Birute bahwa bila beliau meninggal nanti, beliau ingin dimakamkan di tanah Dayak, di Kalimantan Tengah, berdekatan dengan pusara suaminya, seorang Dayak yang telah duluan pergi,” ujar Menhut, dikutip dari Antara.

“Mengingat wasiat tersebut, saya kembali mengkonfirmasi kepada Fred apakah jenazah akan dibawa ke Indonesia. Fred membenarkan dan akan mengurus administrasi penerbangan jenazah dari LA ke Jakarta di KJRI LA.”

Birute Galdikas dikenal sebagai ahli primatologi, aktivis pelestarian alam, serta penulis sejumlah buku tentang ancaman kepunahan orangutan, khususnya orangutan Kalimantan.

Ia menjadi salah satu tokoh terkemuka di penelitian primata modern, terutama orangutan, dan dianugerahi penghargaan Kalpataru oleh Pemerintah Indonesia atas dedikasinya di bidang pelestarian alam.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close