Nusantaratv.com - Penjabat Bupati Kulon Progo Tri Saktiyana meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan, karena masih ada 79 Rukun Tetangga yang terdapat warganya terkonfirmasi COVID-19.
"Pada 2022, kita merasa ekonomi hampir pulih, tapi belum pulih seutuhnya. Di Kulon Progo masih terdapat 79 RT yang ada warganya positif COVID-19, tanpa gejala kalau ada gejala ringan. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat menjaga protokol kesehatan," kata Tri Saktiyana di Kulon Progo, Jumat.
Menurutnya, peningkatan COVID-19 baru terjadi dalam beberapa minggu terakhir. Hal ini dikarenakan kurangnya ketaatan masyarakat mematuhi protokol kesehatan.
"Semakin membaiknya ekonomi, kita tetap harus menjaga protokol kesehatan," katanya.
Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati mengatakan, kasus masyarakat terkonfirmasi COVID-19 pada Oktober-November mengalami kenaikan. Setiap hari, penambahan kasus COVID-19 dari 15 sampai 25 kasus. Namun awal Desember 2022, kasusnya mengalami penurunan, yakni 1-2 kasus per hari.
Berdasarkan data perkembangan COVID-19 dari Dinas Kesehatan Kulon Progo, jumlah kasus aktif COVID-19 sebanyak 89 pasien. Mereka melakukan isolasi mandiri dan ada yang dirawat di rumah sakit.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan," katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo Joko Satya Agus Nahrowi mengatakan, ada 79 RT masuk zona kuning penyebaran COVID-19.
"Saat ini, jumlah RT yang masih zona hijau sebanyak 98,24 persen atau 4.399 RT," katanya.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh